Periskop.id - Survei Nasional Muda Bicara ID pada Kuartal I 2026 mengungkapkan tren yang semakin menguat terkait penggunaan layanan pinjaman online (pinjol) di kalangan generasi muda Indonesia. 

Riset yang melibatkan 800 responden ini dilaksanakan pada periode 1 hingga 30 Maret 2026. Temuan tersebut menegaskan bahwa akses terhadap kredit digital telah meluas dan menjadi bagian integral dari pola konsumsi harian kaum muda.

Berdasarkan data yang dihimpun, mayoritas anak muda tercatat pernah menggunakan layanan keuangan digital ini. Sebanyak 59,38% responden mengaku pernah menggunakan fitur paylater maupun pinjol untuk melakukan pembelian. Sementara itu, terdapat 40,63 persen responden yang menyatakan belum pernah menyentuh layanan tersebut.

Menariknya, survei ini mengungkap bahwa motif penggunaan pinjol kini telah bergeser. Meskipun sering diasosiasikan dengan perilaku konsumtif, alasan utama di balik penggunaan kredit digital saat ini justru didominasi oleh faktor kebutuhan darurat primer.

Sebanyak 46,20% responden menggunakan pinjol untuk keperluan tak terduga, seperti biaya medis. Selain itu, terdapat 25,10% responden yang terpaksa meminjam uang secara digital hanya untuk sekadar bertahan hidup, termasuk untuk membayar tagihan rutin harian. 

Fenomena ini mengindikasikan adanya kesenjangan yang semakin nyata antara pendapatan dan pengeluaran di kalangan generasi muda.

Meski fungsi penyelamat ekonomi lebih dominan, motif untuk memenuhi standar gaya hidup tetap tidak hilang sepenuhnya. Sekitar 15,90% responden tercatat menggunakan pinjol untuk keperluan gaya hidup, seperti membeli barang-barang tersier.

Selanjutnya, sebanyak 9,30% responden menggunakannya untuk kebutuhan rekreasi, termasuk pembelian tiket konser atau biaya liburan. Adapun 3,50% responden lainnya menyebutkan alasan di luar kategori-kategori tersebut.

Berikut adalah tabel ringkasan alasan penggunaan pinjol berdasarkan data terbaru:

NoAlasan PenggunaanPersentase
1Darurat primer (kebutuhan mendesak, biaya medis, dll)46,20%
2Bertahan hidup (membayar tagihan rutin)25,10%
3Gaya hidup (membeli barang tersier)15,90%
4Rekreasi (hiburan, konser, liburan)9,30%
5Lainnya3,50%