Periskop.id - PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. memastikan langkah reorganisasi Tokopedia yang dijalankan TikTok selaku pemegang saham mayoritas tidak berdampak material terhadap kinerja perusahaan. Perseroan juga tidak berencana mengambil tindakan korporasi khusus untuk merespons restrukturisasi tersebut.

Corporate Secretary GoTo R A Koesoemohadiani menerangkan, keterbatasan dampak itu berakar dari perubahan struktur kepemilikan yang sudah berlangsung sejak awal 2024. GoTo kini tidak lagi mengkonsolidasi laporan keuangan Tokopedia ke dalam pembukuan induk.

"Mengingat pada Januari 2024, kepemilikan perseroan terdilusi menjadi 24,99%, perseroan tidak lagi melakukan konsolidasi atas PT Tokopedia," ujar Koesoemohadiani seperti dilansir Antara, Sabtu (4/7).

Ia menjelaskan, GoTo kini mencatat investasinya di Tokopedia menggunakan metode ekuitas sesuai Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 228 tentang investasi pada entitas asosiasi dan ventura bersama. Dengan metode tersebut, fluktuasi laba rugi yang timbul dari kebijakan internal Tokopedia tidak langsung membebani pendapatan utama GoTo.

Potensi dampak keuangan ke GoTo, menurut Koesoemohadiani, hanya akan tercermin pada satu pos terbatas, yakni akun bagian laba/rugi bersih entitas asosiasi dan ventura bersama.

"Berdasarkan estimasi perseroan, tidak terdapat dampak material terhadap bagian perseroan atas laba/rugi bersih PT Tokopedia," kata Koesoemohadiani.

Selain pos laba rugi, perseroan juga memastikan aliran e-commerce service fee yang berhak diterima GoTo dari Tokopedia tidak terganggu. Arus penerimaan tersebut tetap berjalan normal sesuai perjanjian komersial yang mengikat kedua pihak.

"Terkait aspek non-keuangan, perseroan juga tidak memperkirakan adanya dampak material sehubungan dengan berita yang beredar tersebut," ucapnya.

Sebelumnya, manajemen TikTok mengumumkan rencana reorganisasi di lingkup Tokopedia, termasuk pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sejumlah karyawan. Jumlah karyawan yang terdampak tidak diungkapkan secara rinci.

GoTo menegaskan sikap menghormati keputusan TikTok sebagai pengendali baru Tokopedia. Perseroan menyatakan tetap fokus pada lini bisnis utama dan mempertahankan portofolio investasi yang ada saat ini.

"Sampai dengan tanggal surat ini, GoTo tidak memiliki rencana dalam waktu dekat terkait kepemilikannya di PT Tokopedia," tutur Koesoemohadiani.