periskop.id - Pemerintah menargetkan pembentukan Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan segera rampung dalam waktu dekat. Lembaga ini akan melengkapi Dewan Nasional Keuangan Inklusif untuk memperkuat literasi keuangan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus memberikan perlindungan terhadap berbagai risiko investasi.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pembentukan dewan tersebut merupakan arahan langsung dari Presiden untuk memperkuat ekosistem keuangan nasional.
“Bapak Presiden telah memerintahkan untuk pembentukan Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan guna melengkapi Dewan Nasional Keuangan Inklusi dan sedang disiapkan infrastruktur hukum yang sesuai dengan Undang-Undang P2SK," ucapnya dalam agenda peluncuran program Aksi Klik dan Gerakan Aku Bisa Sejahtera yang digelar oleh Bank Indonesia, Jumat (6/3).
Menurutnya, dewan tersebut akan menjadi penggerak dalam mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan masyarakat sekaligus memperkuat pengelolaan risiko di sektor keuangan.
Selain itu, ia juga menyoroti agar peningkatan literasi digital agar masyarakat mampu mengelola arus kas dengan baik, merencanakan keuangan masa depan, serta memahami risiko dari berbagai produk keuangan, termasuk investasi berbasis digital.
“Dengan dewan ini, kita pastikan kebijakan inklusi keuangan konsisten, berdampak nyata, dan mendukung masyarakat agar lebih mandiri serta tangguh secara finansial,” tambahnya.
Ke depan, keberadaan Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan diharapkan menjadi payung kebijakan dalam meningkatkan financial well-being, memperluas akses layanan keuangan, serta mendorong masyarakat lebih bijak dalam mengelola risiko keuangan.
Tinggalkan Komentar
Komentar