periskop.id - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa kembali menempatkan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) sebesar Rp100 triliun ke perbankan guna menjaga likuiditas sistem keuangan, khususnya menjelang periode Lebaran. Langkah ini merupakan tambahan dari penempatan sebelumnya sebesar Rp200 triliun yang telah lebih dulu digelontorkan pemerintah.

‎Purbaya menjelaskan, kebijakan tersebut diambil setelah mencermati pergerakan imbal hasil (yield) obligasi negara yang mengalami kenaikan. Menurutnya, kenaikan yield menjadi indikasi adanya tekanan likuiditas di sektor perbankan.

‎"Kalau bond yield naik 0,1% saya udah perhatiin, ada apa nih? Naik 0,4%, pasti kekeringan, kekurangan likuiditas di bank kurang atau apa penyebabnya? Saya cek, oh betul bank kurang. Saya tambah lagi masukin ke sistem. Seminggu sebelum Lebaran, saya tambah lagi Rp100 triliun masukin ke sistem perekonomian," ujar Purbaya kepada media, Jakarta, Rabu (25/3).

‎Purbaya menuturkan, tambahan Rp100 triliun tersebut disalurkan sekitar sepekan sebelum Lebaran sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas pasar keuangan dan memastikan ketersediaan likuiditas tetap memadai.

‎"Kita maintain likuiditas di sistem keuangan kita dengan serius," imbuhnya. 

‎Berbeda dengan skema sebelumnya, penempatan dana kali ini bersifat lebih fleksibel dan dapat ditarik sewaktu-waktu sesuai kebutuhan pengelolaan kas negara. Purbaya menyebut, dana tersebut ditempatkan terutama pada bank-bank yang dinilai aman dan dapat dikendalikan.

Salah satu contohnya, Bank DKI disebut menerima alokasi sekitar Rp2 triliun dari penempatan tersebut.

‎"Ini agak beda. Penempatannya fleksibel. Itu saya lupa bagiannya, tapi Bank DKI [Jakarta] aja dapet Rp2 triliun kalo ga salah," terang dia. 

‎Meski demikian, ia mengakui bahwa nilai Rp100 triliun tidak akan memberikan dampak besar secara langsung, namun cukup untuk meredam lonjakan yield agar tidak meningkat tajam.

‎"Tapi itu kan baru langkah percobaannya, kita sebar yang lain. Jadi saya taruh 100 lagi tambahan kemaren. Saya mau ditutup terus keadaan. Jadi kayaknya gue tidur, tapi ga tidur. Kita liatin," tutup Purbaya.