periskop.id - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewan berencana menggelontorkan anggaran sebesar Rp90 triliun hingga Rp100 triliun untuk menambah anggaran subsidi pada tahun ini. Hal ini sejalan dengan keputusan pemerintah yang tidak menaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di tengah harga minyak dunia yang meningkat.
“Iya kira-kira (sekitar Rp90-100), nanti kita hitung lagi. Itu subsidi doang ya," ucap Purbaya kepada media, di Wisma Danantara, Jakarta, Rabu (1/4).
Meski demikian, Purbaya tidak merinci sumber pendanaan tersebut. Ia hanya memastikan jika kondisi fiskal masih sangat baik di tengah geopolitik.
"Jadi kondisi Keuangan kita amat baik," tuturnya.
Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi menyatakan Pemerintah memastikan tidak akan ada penyesuaian atau kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dalam waktu dekat. Hal ini menjawab atas informasi yang beredar di masyarakat terkait adanya rencana penyesuaian atau kenaikan harga BBM.
"Jadi, perlu kami sampaikan bahwa setelah kami melakukan koordinasi dalam hal ini pemerintah dan Kementerian ESDM bersama dengan Pertamina dan atas petunjuk dari Bapak Presiden (Prabowo Subianto). Bapak Presiden selalu mengedepankan kepentingan rakyat dan kepentingan masyarakat di dalam mengambil sebuah keputusan," ucap Prasetyo dalam keterangannya, Selasa (31/3).
Ia menegaskan, dalam setiap pengambilan kebijakan, pemerintah selalu mengedepankan kepentingan masyarakat. Oleh karena itu, stabilitas harga BBM menjadi salah satu prioritas yang dijaga.
"Oleh karena itulah Pertamina menyatakan bahwa Pertamina belum akan melakukan penyesuaian harga baik untuk BBM subsidi maupun BBM non subsidi," tegasnya.
Tinggalkan Komentar
Komentar