periskop.id - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melaporkan realisasi pembayaran gaji ke-13 untuk aparatur negara dan pensiunan. Hingga 2 Juni 2026 pukul 15.00 WIB, untuk aparatur negara di pemerintah pusat telah mencapai Rp13,9 triliun yang telah diterima oleh 2.353.392 pegawai dan personel.
Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kemenkeu Deni Surjantoro mengatakan dari jumlah tersebut, pembayaran kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) mencapai Rp7,56 triliun untuk 902.265 pegawai. Sementara itu, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) telah menerima Rp1,20 triliun yang disalurkan kepada 387.311 pegawai.
"Aparatur Negara pada Pemerintah Pusat, jumlah realisasi Gaji Ketiga Belas yang telah dibayarkan sebesar Rp 13,9 T untuk 2.353.392 pegawai/personil," kata Deni dalam keterangannya, Rabu (3/6).
Deni merincikan untuk unsur pertahanan dan keamanan, pemerintah telah menyalurkan Gaji Ketiga Belas sebesar Rp3,08 triliun kepada 574.824 prajurit TNI serta Rp1,90 triliun kepada 477.433 personel Polri. Selain itu, pembayaran kepada Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN) telah mencapai Rp132,8 miliar untuk 11.559 pegawai.
Secara keseluruhan, sebanyak 8.838 satuan kerja atau 99,3% dari total satker pemerintah pusat telah merealisasikan pembayaran Gaji Ketiga Belas kepada para pegawainya.
Di sisi lain, penyaluran Gaji Ketiga Belas bagi para pensiunan juga terus berjalan. Hingga 2 Juni 2026, pihaknya telah menyalurkan Rp9,73 triliun kepada 3.097.677 pensiunan atau setara 79,27% dari total penerima.
Dari jumlah tersebut, PT Taspen telah menyalurkan Rp8,31 triliun kepada 2.600.927 pensiunan atau 76,79% dari target penerima. Sementara PT Asabri telah menyalurkan Rp1,42 triliun kepada 496.750 pensiunan atau mencapai 97,61% dari total penerima yang menjadi tanggung jawab perusahaan tersebut.
Adapun untuk aparatur negara di lingkungan pemerintah daerah, realisasi pembayaran Gaji Ketiga Belas hingga 2 Juni 2026 tercatat sebesar Rp414,6 miliar kepada 72.854 pegawai. Penyaluran tersebut baru dilakukan oleh lima pemerintah daerah dari total 546 pemerintah daerah di Indonesia, atau sekitar 0,92%.
as a preferred
Tinggalkan Komentar
Komentar