Periskop.id - Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia mencatat harga cabai rawit merah mencapai Rp64.250 per kg pada 1 Juli. Komoditas itu menjadi yang paling mahal di antara seluruh jenis cabai yang dipantau.
Data tersebut direkam dari pedagang eceran di seluruh wilayah Indonesia pukul 08.38 WIB. Telur ayam ras, salah satu kebutuhan pokok yang paling banyak dikonsumsi masyarakat, berada di angka Rp29.400 per kg.
Untuk komoditas cabai lainnya, PIHPS mencatat cabai merah besar di harga Rp52.200 per kg dan cabai merah keriting Rp52.000 per kg. Cabai rawit hijau tercatat lebih murah dibanding cabai rawit merah, yakni Rp50.050 per kg.
Harga bawang turut terpantau cukup tinggi. Bawang merah dibanderol Rp49.150 per kg, sementara bawang putih berada di Rp44.400 per kg.
Untuk segmen daging, harga daging ayam ras segar tercatat Rp37.050 per kg. Daging sapi kualitas I berada jauh di atas komoditas lainnya, yakni Rp149.900 per kg, sedangkan daging sapi kualitas II dipatok Rp140.800 per kg.
Komoditas beras menunjukkan rentang harga yang bervariasi tergantung kualitas. Beras kualitas bawah I dilepas di harga Rp14.700 per kg, sementara beras kualitas bawah II sedikit lebih murah di Rp14.500 per kg.
Beras kualitas medium I tercatat Rp16.300 per kg dan medium II Rp16.100 per kg. Untuk kelas premium, beras kualitas super I berada di Rp17.600 per kg dan super II Rp17.100 per kg.
Gula pasir kualitas premium diperdagangkan di tingkat eceran seharga Rp20.300 per kg. Gula pasir lokal lebih terjangkau di Rp19.050 per kg.
Harga minyak goreng curah tercatat Rp20.650 per liter. Minyak goreng kemasan bermerek kelas I dibanderol Rp24.300 per liter, sedangkan kemasan bermerek kelas II berada di Rp23.500 per liter.
PIHPS Nasional merupakan sistem pemantauan harga pangan strategis yang dikelola Bank Indonesia. Data harga yang dirilis mencerminkan kondisi harga di tingkat pedagang eceran secara nasional dan diperbarui secara rutin setiap hari kerja.
Tinggalkan Komentar
Komentar