Periskop.id - PT Pertamina Patra Niaga menambah distribusi LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi sebanyak 5,8 juta tabung secara nasional, untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan masyarakat selama periode libur panjang akhir pekan.
Tambahan penyaluran atau fakultatif tersebut dilakukan bertahap di berbagai daerah dengan mempertimbangkan tren konsumsi energi rumah tangga yang biasanya meningkat saat momentum libur nasional.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun mengatakan, langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga ketahanan pasokan energi sekaligus memastikan distribusi LPG subsidi tetap berjalan lancar di seluruh wilayah Indonesia.
"Langkah ini dilakukan sebagai bentuk komitmen Pertamina Patra Niaga dalam menjaga ketahanan dan keandalan pasokan energi, khususnya LPG subsidi bagi masyarakat yang berhak," ujar Roberth dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (17/5).
Menurut dia, konsumsi LPG rumah tangga cenderung mengalami kenaikan selama libur panjang karena aktivitas masyarakat di rumah meningkat, termasuk kebutuhan memasak dan usaha mikro yang tetap beroperasi.
"Pertamina Patra Niaga menambah penyaluran LPG 3 kg secara nasional sebanyak 5,8 juta tabung. Langkah ini kami lakukan untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dan distribusi LPG subsidi berjalan lancar di seluruh wilayah," sebut Roberth.
Tambahan stok tersebut disalurkan melalui jaringan agen dan pangkalan resmi Pertamina di berbagai daerah. Pertamina juga mengaku terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah guna memastikan distribusi berjalan optimal dan tidak menimbulkan kelangkaan di tingkat masyarakat.
Produk Subsidi
Selain menjaga pasokan, Pertamina kembali mengingatkan, LPG 3 kg merupakan barang subsidi yang diperuntukkan bagi masyarakat tertentu, seperti rumah tangga kurang mampu, pelaku usaha mikro, nelayan sasaran, dan petani sasaran.
"LPG 3 kg merupakan produk subsidi yang diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu, usaha mikro, nelayan sasaran, dan petani sasaran. Kami mengajak masyarakat mampu untuk menggunakan LPG nonsubsidi Bright Gas agar subsidi energi lebih tepat sasaran," jelasnya.
Pertamina juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying supaya distribusi LPG tetap merata selama masa liburan. Penambahan distribusi LPG subsidi ini melanjutkan langkah serupa yang sebelumnya beberapa kali dilakukan Pertamina saat Ramadan, Idul Fitri, Natal, Tahun Baru, maupun libur panjang nasional lainnya.
Berdasarkan data Kementerian ESDM, konsumsi LPG nasional terus mengalami peningkatan setiap tahun, dengan LPG 3 kg menjadi produk paling banyak digunakan masyarakat. Data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menunjukkan konsumsi LPG nasional pada 2025 diperkirakan mencapai lebih dari 8 juta metrik ton, dengan mayoritas berasal dari sektor rumah tangga dan usaha mikro.
Di sisi lain, pemerintah juga terus mendorong transformasi subsidi energi agar lebih tepat sasaran melalui digitalisasi distribusi LPG 3 kg di pangkalan resmi. Pertamina memastikan masyarakat dapat memperoleh informasi terkait stok dan layanan LPG melalui Pertamina Contact Center 135 maupun jaringan pangkalan resmi terdekat.
Tinggalkan Komentar
Komentar