periskop.id - Nama Raffi Ahmad terseret dalam kasus dugaan suap di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai yang melibatkan jasa pengiriman Blueray Cargo. Sang artis kini menjelaskan secara langsung kronologi bagaimana namanya bisa muncul dalam pusaran kasus tersebut.

Penjelasan itu disampaikan Raffi kepada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, yang kemudian membagikannya melalui unggahan di media sosial pada Kamis (11/6). Menurut Raffi, ia sama sekali tidak pernah menggunakan jasa Blueray Cargo untuk memesan maupun mengirimkan barang apa pun.

Advertisement

Kronologi Foto Raffi Ahmad di Kantor Blueray Cargo

Raffi menerangkan bahwa pertemuannya dengan pegawai Blueray Cargo terjadi secara tidak sengaja. Saat itu ia baru saja menyelesaikan lari maraton di Chicago bersama sejumlah teman, lalu mampir ke kawasan yang terdapat restoran Awang Kitchen.

Di area yang sama, terdapat sebuah toko kelontong Indonesia dan, tepat di sebelahnya, kantor Blueray Cargo. Ketika Raffi dan rombongan hendak kembali ke Awang Kitchen, para pegawai kargo itu menyapa dan meminta foto bersama.

"Nah itu ajak foto, dia (pegawai Blueray), dia itu yang ngajak foto. Ini tuh fotonya begini, foto saya sama Gading," tutur Raffi dalam video yang diunggah Dedi Mulyadi.

Dalam foto yang kemudian ia tunjukkan, terlihat pula sejumlah nama terkenal turut hadir, di antaranya Gading, Ariel NOAH, dan Desta Mahendra. Raffi menegaskan ia tidak mengenal satu pun dari para pegawai yang memintanya berfoto.

Bantahan Raffi Ahmad atas Tuduhan Keterlibatan

Jauh sebelum penjelasan kepada Dedi Mulyadi, Utusan Khusus Presiden bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni itu sudah secara terbuka membantah segala keterlibatan dalam dugaan suap di lingkungan Bea Cukai.

"Tapi yang pasti, kalau ini, saya tidak pernah ada transaksi dan tidak pernah memesan, menerima pun tidak," tegasnya, seperti dikutip dari pernyataan pada Selasa (9/6).

Raffi juga mengaku sudah terbiasa dengan situasi semacam ini. Ia menyebutkan bahwa namanya pernah pula dikaitkan dengan kasus pencucian uang, meski ia mengklaim tidak pernah terlibat dalam satu pun dari persoalan tersebut.

Raffi Ahmad Gandeng Hotman Paris, Konferensi Pers Digelar

Sebagai langkah hukum, Raffi Ahmad menggandeng pengacara kondang Hotman Paris. Keduanya berencana menggelar konferensi pers pada Kamis (11/6) untuk merespons pemberitaan yang, menurut mereka, jauh dari fakta sebenarnya.

Hotman Paris bahkan menantang secara terbuka pihak mana pun yang menyebut nama kliennya agar menyertakan bukti nyata keterlibatan Raffi dalam kasus tersebut. Sejauh ini, nama Raffi muncul karena ia disebut-sebut sempat berkunjung ke kantor Blueray Cargo di Amerika Serikat untuk menitip atau mengirimkan sejumlah barang elektronik, termasuk iPhone 17, ke Indonesia.

Kasus dugaan suap di lingkungan Bea Cukai ini masih terus berkembang. Pernyataan resmi Raffi Ahmad bersama Hotman Paris dalam konferensi pers dijadwalkan menjadi klarifikasi resmi atas seluruh klaim yang beredar.