Periskop.id - Dunia saat ini menjadi rumah bagi 7.170 bahasa yang masih aktif digunakan oleh berbagai komunitas. Berdasarkan data terbaru dari Ethnologue, angka ini bersifat dinamis karena bahasa terus mengalami evolusi seiring perkembangan kehidupan penuturnya. 

Selain itu, pendataan terhadap bahasa-bahasa di seluruh penjuru dunia masih terus dilakukan dan berkembang hingga saat ini.

Dalam peta keragaman bahasa global, Indonesia menonjol sebagai salah satu pusat kekayaan linguistik terbesar. Indonesia menduduki posisi kedua di dunia dengan total 721 bahasa hidup. Posisi pertama ditempati oleh Papua Nugini yang memiliki 841 bahasa hidup pada 2024. 

Tingginya angka keragaman di Indonesia dan Papua Nugini membuktikan bahwa kekayaan bahasa tidak hanya bergantung pada luas wilayah, melainkan sangat dipengaruhi oleh faktor sejarah, kondisi geografis, serta keberagaman komunitas lokal.

Ancaman Kepunahan Bahasa Lokal

Meskipun angka total bahasa di dunia terlihat besar, Ethnologue memberikan peringatan mengenai situasi yang cukup rentan. 

Sekitar 44% dari seluruh bahasa yang ada saat ini berada dalam status terancam punah. Hal ini diperburuk dengan fakta bahwa banyak dari bahasa tersebut hanya memiliki kurang dari 1.000 penutur yang tersisa.

Ketimpangan distribusi penutur juga terlihat sangat mencolok. Sebanyak 20 bahasa terbesar di dunia menjadi bahasa ibu bagi lebih dari 3,7 miliar orang. 

Secara statistik, ini berarti hanya sekitar 0,3% dari seluruh bahasa di dunia yang mampu mencakup hampir separuh populasi global. Fenomena ini menunjukkan adanya konsentrasi komunikasi global yang berpusat pada segelintir bahasa utama saja.

Daftar 10 Negara dengan Keragaman Bahasa Tertinggi pada 2024

Berikut adalah rincian negara yang memiliki jumlah bahasa hidup terbanyak di dunia:

PeringkatNegaraJumlah Bahasa Hidup
1Papua Nugini841
2Indonesia721
3Nigeria538
4India459
5Amerika Serikat364
6Australia320
7China308
8Meksiko304
9Kamerun281
10Brasil240

Bahasa Indonesia Masuk Jajaran 10 Besar Penutur Terbanyak

Selain kaya akan bahasa daerah, Indonesia juga menunjukkan taringnya melalui bahasa nasional. 

Bahasa Indonesia resmi masuk dalam jajaran bahasa dengan jumlah penutur terbanyak di dunia, yakni menempati peringkat kesembilan dengan total 254,8 juta penutur.

Posisi pertama dalam kategori penutur terbanyak masih dipegang oleh bahasa Inggris dengan 1,5 miliar penutur, disusul oleh Mandarin dengan 1,2 miliar penutur. Berikut adalah rincian sembilan bahasa dengan penutur terbanyak di dunia:

PeringkatBahasaJumlah Penutur
1Inggris1,5 Miliar
2Mandarin1,2 Miliar
3Hindi611,2 Juta
4Spanyol561,3 Juta
5Arab Standar334,9 Juta
6Prancis333,5 Juta
7Bengali274,4 Juta
8Portugis269,4 Juta
9Indonesia254,8 Juta
10Urdu246,0 Juta