iklan periskop
Internasional

Iran Bantah Negosiasi dengan AS, Klaim Trump Hanya Manipulasi Pasar

Iran menolak kabar negosiasi dengan AS, menyebutnya berita palsu untuk manipulasi pasar, di tengah eskalasi konflik Teluk Persia.

4 bulan yang lalu · 2 mnt baca
Iran Bantah Negosiasi dengan AS, Klaim Trump Hanya Manipulasi Pasar
Ketua Parlemen Iran Mohammad-Bagher Ghalibaf. ANTARA/Anadolu
Ukuran teks
Sedang

periskop.id - Ketua parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, menepis keras kabar bahwa Teheran tengah berunding dengan Amerika Serikat. Ia menyebut laporan tersebut sebagai “berita palsu” yang sengaja digulirkan untuk mengguncang pasar minyak dan finansial.

“Tidak ada negosiasi yang berjalan dengan Amerika Serikat. Laporan berita palsu tersebut dimaksudkan untuk memanipulasi pasar finansial dan minyak serta untuk melarikan diri dari kekacauan yang menjebak AS dan Israel,” ujar Ghalibaf dikutip dari Antara, Selasa (24/3).

Ia menegaskan bahwa rakyat Iran menuntut hukuman yang “penuh dan menimbulkan penyesalan” bagi pihak yang dianggap agresor. Menurutnya, seluruh pejabat Iran berdiri teguh mendukung pemimpin negara dan masyarakat hingga tujuan perang tercapai.

Pernyataan Ghalibaf muncul tak lama setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan penundaan serangan terhadap infrastruktur energi Iran selama lima hari. 

Trump menyebut langkah itu diambil karena dialog dengan Teheran dalam dua hari terakhir berlangsung “sangat baik dan produktif.”

Ketegangan di kawasan Teluk Persia semakin tajam sejak 28 Februari, ketika Israel dan Amerika Serikat melancarkan serangan gabungan ke Iran. Serangan tersebut dilaporkan menewaskan lebih dari 1.300 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.

Sebagai balasan, Iran meluncurkan serangan drone dan rudal ke Israel, Yordania, Irak, serta negara-negara Teluk yang menjadi lokasi aset militer AS. Serangan itu menimbulkan korban jiwa, kerusakan infrastruktur, serta mengganggu pasar global dan penerbangan internasional.

Situasi ini menambah ketidakpastian di pasar energi dunia. Harga minyak mentah sempat melonjak lebih dari 5% dalam sehari, sementara maskapai internasional mengalihkan rute penerbangan dari wilayah konflik.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai AS-Israel Serang Iran, Donald Trump, negosiasi, dan perang iran dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Geser →

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.