Periskop.id - Petugas Unit Pengelola Pengujian Kendaraan Bermotor (UP PKB), masih menemukan bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) yang tak laik jalan di Terminal Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (13/3)
“Hari ini kami lakukan pemeriksaan bus yang beroperasi mengangkut penumpang yang akan mudik ke kampung halaman dalam momen libur Idulfitri 1447 Hijriah,” kata Kepala Terminal Bus Tanjung Priok Sandi di Jakarta.
Menurut dia, hari ini ada lima unit bus yang dilakukan pemeriksaan uji petik atau ramp check yang dilakukan UP PKB Cilincing. Dari lima bus yang diperiksa, total ada tiga yang dinyatakan laik jalan. Bus-bus tersebut kemudian ditempelkan stiker yang menyatakan angkutan mudik ini telah melalui pemeriksaan dan siap menjadi angkutan mudik Lebaran 2026.
Dua unit bus yang tak laik jalan, yakni bus PO Sinar Jaya yang berangkat dari Jakarta menuju Surabaya. Bus tersebut tidak dilengkapi kartu pengawasan yang berlaku dan pintu darurat yang tidak dapat beroperasi dengan baik.
Kemudian bus PO Agramas yang berangkat dari Jakarta menuju Pacitan. Bus ini tidak memiliki alat pemadam api ringan (apar) dan pintu darurat yang tidak beroperasi dengan baik.
“Temuan ini kemudian ditindaklanjuti ke perusahaan otobus agar mengganti dengan kendaraan yang laik jalan atau dilakukan perbaikan,” kata dia.
Pada pemeriksaan sebelumnya, petugas juga menemukan satu unit mobil yang tidak laik jalan dari PO Harianto yang akan bertolak dari Jakarta ke Madura. “Mobil ini kaca utama bagian depan pecah dan harus diperbaiki,” cetusnya.
Kesehatan Sopir
Sandi pun memastikan, seluruh bus AKAP yang masuk ke Terminal Tanjung Priok mengikuti pemeriksaan. Selain kendaraan, sopir yang akan mengantarkan penumpang dalam Arus Mudik 2026 juga diperiksa kesehatannya.
Pihaknya memastikan dalam menghadapi arus mudik, pengelola terminal juga menyiapkan sejumlah fasilitas pendukung. Sandi mengimbau masyarakat yang akan mudik agar tetap memperhatikan aspek keamanan selama perjalanan.
Pemudik perlu memastikan rumah dalam kondisi aman sebelum ditinggalkan serta tidak mengenakan perhiasan mencolok saat bepergian. "Semoga dengan pemeriksaan terhadap kondisi kendaraan dan kesiapan fasilitas, arus mudik di Terminal Tanjung Priok dapat berlangsung aman, tertib dan nyaman bagi masyarakat," kata dia.
Selain itu, pihaknya membuka posko kesehatan bekerja sama dengan puskesmas dan Badan Narkotika Nasional (BNN). "Ini termasuk pemeriksaan kesehatan dan tes urine bagi pengemudi," tuturnya.
Tinggalkan Komentar
Komentar