periskop.id - Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya peningkatan kesejahteraan guru dan pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam pidato rapat paripurna DPR terkait KEM-PPKF 2026.
Menurut Prabowo, kualitas pendidikan nasional sangat bergantung pada kualitas guru. Karena itu, pemerintah ingin memastikan para tenaga pendidik memiliki kesejahteraan yang lebih baik.
“Kualitas pendidikan ditentukan oleh guru-guru yang berkualitas, guru yang semangat, guru yang gembira,” ujar Prabowo.
Ia menyebut pemerintah akan memperbaiki kondisi kehidupan guru agar mereka dapat fokus mendidik generasi penerus bangsa. Guru dianggap memiliki peran sentral dalam menciptakan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia maju.
Selain sektor pendidikan, Prabowo juga menyoroti pentingnya penguatan UMKM. Ia ingin usaha kecil mampu berkembang dan memberikan penghasilan layak bagi masyarakat.
Data Kementerian Koperasi dan UKM menunjukkan UMKM selama ini menyerap mayoritas tenaga kerja nasional dan menjadi tulang punggung ekonomi domestik. Karena itu, dukungan terhadap sektor ini dinilai penting untuk menjaga pertumbuhan ekonomi nasional.
“Kita ingin usaha mikro kecil dan menengah kita berkembang sehingga bisa mendapat penghasilan yang cukup baik,” kata Prabowo.
Pidato tersebut juga menyinggung pentingnya jaminan sosial bagi masyarakat lanjut usia. Pemerintah ingin memastikan warga tetap dapat hidup tenang pada masa tua dengan dukungan perlindungan sosial yang memadai.
Melalui kombinasi penguatan pendidikan, UMKM, dan jaminan sosial, pemerintah berharap kesejahteraan masyarakat dapat meningkat secara merata.
Secara umum, isu kesejahteraan guru di Indonesia masih sering dikaitkan dengan kesenjangan gaji guru ASN dan honorer, distribusi guru yang tidak merata, tingginya beban administrasi, dan kekurangan tenaga pengajar nasional.
Namun di sisi lain, pemerintah terus meningkatkan anggaran tunjangan dan sertifikasi guru sebagai bagian dari reformasi pendidikan nasional.
as a preferred
Tinggalkan Komentar
Komentar