periskop.id - Presiden Prabowo Subianto membuka Musyawarah Nasional Ke-XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia di Bandar Lampung, Rabu (10/6). Dalam sambutannya, ia menyatakan memiliki kedekatan tersendiri dengan organisasi tersebut.

Prabowo mengungkapkan, munas kali ini memiliki keistimewaan tersendiri baginya karena jatuh pada tanggal yang berhubungan dengan angka 8, angka favoritnya. Ia lalu mengajak hadirin menghitung bersama penjumlahan tanggal ulang tahun HIPMI.

Advertisement

"Saya diberitahu bahwa hari ini adalah hari ulang tahun HIPMI tanggal 10 Juni 2026. Kalau dijumlahkan angkanya ini angka baik, 10 Juni, Juni kan bulan ke-6 ya. Jadi kalau 10 + 6 itu kan 17 ya kan. Satu sama tujuh delapan," ujar Prabowo dalam pembukaan Munas XVIII HIPMI di Bandar Lampung, Rabu (10/6).

Ia melanjutkan hitungan hingga menyertakan tahun 2026 dalam kalkulasinya. Hasilnya, tetap bermuara ke angka 8 yang ia sebut selalu melekat pada dirinya.

"Belum selesai. 2026 jumlahnya 10. Satu tambah enam tujuh, tujuh sama 10 itu 17. Satu sama tujuh delapan. Makanya angka delapan itu angka selalu melekat sama saya. Makanya bener-bener sepertinya saya sama HIPMI agak cocok begitu dari dulu," tambahnya disambut tawa hadirin.

Tak berhenti di situ, Prabowo juga melontarkan candaan soal kedekatannya dengan para tokoh HIPMI. Ia mengaku hafal betul perangai dan tingkah laku mereka, satu per satu.

"Saya kenal tokoh-tokoh HIPMI hampir semuanya. Kelakuannya sudah saya kenal semuanya. Jadi jangan macam-macam, aku sudah tahu kelakuanmu, semua itu gelagatnya pun sudah saya tahu," katanya, memancing gelak tawa peserta munas.

Di balik suasana yang cair, Prabowo menyisipkan pesan serius. Ia menilai pengusaha muda tidak cukup hanya mengejar keuntungan bisnis, tapi juga perlu memupuk semangat kebangsaan demi kemajuan bersama.

Sejumlah pejabat tinggi turut hadir dalam forum tersebut, di antaranya Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Ahmad Muzani, Ketua Dewan Perwakilan Daerah Sutan Bachtiar Najamudin, serta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral sekaligus Ketua Dewan Kehormatan HIPMI Bahlil Lahadalia. Ketua Umum HIPMI Akbar Himawan Buchari dan sejumlah anggota Kabinet Merah Putih juga tampak hadir.

"Wawasan nasionalisme sebagaimana diutarakan adalah sangat penting. Sebenarnya tidak ada kemajuan suatu bangsa tanpa nasionalisme," pungkas Prabowo.