Periskop.id - Presiden Prabowo Subianto meminta publik tak mempersoalkan keterlibatan TNI dan Polri dalam program ketahanan pangan nasional. Ia menegaskan kehadiran prajurit di sawah dan personel kepolisian yang menanam jagung merupakan bentuk nyata mengatasi kesulitan rakyat.
Prabowo menekankan, keterlibatan TNI-Polri di sektor pertanian tak perlu dipertanyakan prosedurnya. Menurutnya, TNI dan Polri adalah milik rakyat sehingga wajib turun tangan saat masyarakat menghadapi kesulitan.
"Kesulitan rakyat kita atasi. Udah enggak usah terlalu apa lah ini, prosedur ini apa, kenapa tentara ikut di sawah, kenapa polisi ikut nanam jagung," kata Prabowo saat memimpin Panen Raya TNI di Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (18/7).
Prabowo menjelaskan, kondisi tersebut merupakan ciri khas Indonesia. TNI dan Polri, menurutnya, adalah anak kandung rakyat yang harus selalu bersama rakyat, berbeda dari gambaran di negara lain yang memisahkan urusan militer dari kepentingan sipil.
"Enggak, ini Indonesia. TNI, Polri milik rakyat. Kesulitan rakyat harus kita atasi. TNI, Polri harus mengatasi kesulitan rakyat. Kalau di negara lain itu urusan kau," jelas Prabowo.
Ia juga meminta pihak luar tak ikut campur mengurusi persoalan dalam negeri Indonesia. Prabowo menilai pihak asing tak akan peduli ketika bangsa Indonesia mengalami kesulitan.
"Enggak usah terlalu banyak urusan kita deh, boleh enggak? Lu juga enggak kasihan sama kita. Boleh enggak? Ya kan?" ucap Prabowo.
Di kesempatan itu, Prabowo turut menyampaikan rasa bangganya atas kontribusi TNI-Polri menjaga ketahanan pangan. TNI disebutnya telah membangun ribuan jembatan di berbagai daerah, sementara Polri membangun ribuan titik air bersih untuk masyarakat.
Pernyataan serupa sebelumnya juga disampaikan Prabowo dalam Puncak PENAS Petani dan Nelayan di Kabupaten Gorontalo, Rabu (24/6). Ia menyebut hanya di Indonesia aparat kepolisian dan militer turun langsung membantu sektor pertanian, mulai dari menanam kedelai hingga tebu.
"Hanya di Indonesia Polisi ngurus pertanian. Hanya di mungkin di Indonesia tentaranya sering ada di sawah. Hanya di Indonesia Angkatan Laut tanam kedelai. Hanya di Indonesia Angkatan Udara tanam tebu," kata Prabowo saat menghadiri Puncak PENAS Petani dan Nelayan di Kabupaten Gorontalo, Rabu (24/6).
Prabowo meyakini langkah TNI dan Polri turun ke sawah tersebut bersifat strategis bagi kebangkitan Indonesia. Ia optimistis upaya itu akan membawa Indonesia menjadi negara yang hebat.
"Tapi ini adalah strategis, ini adalah kenapa Indonesia akan bangkit dengan hebat saudara-saudara sekalian. Kita akan bangkit menjadi negara yang hebat," ujar Prabowo.
as a preferred
Tinggalkan Komentar
Komentar