periskop.id - Dunia sepak bola Indonesia kembali dihebohkan dengan pergerakan transfer pemain di awal tahun 2026. Nama Cyrus Margono kini menjadi buah bibir setelah dirinya resmi memutuskan untuk "pulang kampung" dan memperkuat Persija Jakarta. Kiper jangkung yang memiliki rekam jejak di kompetisi Eropa ini digadang-gadang akan menjadi pesaing kuat di bawah mistar gawang Skuad Garuda. 

Lalu, siapa sebenarnya sosok Cyrus Margono? Mari kita bedah profil dan perjalanan kariernya yang menarik untuk disimak.

Campuran Bali, Surabaya, dan Iran

Lahir dengan nama lengkap Cyrus Ashkon Margono pada 9 November 2001 di Mount Kisco, New York, Cyrus memiliki latar belakang keluarga yang unik. Darah Indonesia mengalir kuat dari sang ayah, Johan Margono, yang berasal dari Bali dan besar di Surabaya. Sementara itu, ibunya merupakan keturunan Iran. 

Berbeda dengan pemain diaspora kebanyakan, Cyrus tidak melalui jalur naturalisasi biasa. Ia sebenarnya sudah pernah memiliki KTP Indonesia, tapi statusnya sempat tertangguhkan karena masalah batas usia penentuan kewarganegaraan ganda. Setelah melalui proses yang cukup panjang, ia resmi mengambil sumpah sebagai WNI pada 21 Maret 2024 di Jakarta. Momen pengambilan sumpah yang dilakukan dengan memegang kitab suci Al-Qur'an juga menegaskan identitas religiusnya sebagai seorang muslim.

Menimba Ilmu di Negeri Paman Sam hingga Eropa

Karier sepak bola Cyrus tidak didapatkan dengan instan. Ia membangun fondasinya di Amerika Serikat sebelum akhirnya berkelana ke Eropa:

  • Met Oval Academy dan Universitas: Ia memulai langkahnya di Queens, New York, sebelum akhirnya berkompetisi di level universitas (NCAA) bersama Denver Pioneers dan UK Wildcats.
  • Panathinaikos B (Yunani): Pada musim 2021/2022, Cyrus direkrut oleh klub raksasa Yunani, Panathinaikos. Selama tiga musim di sana, ia mengasah mentalitasnya menghadapi penyerang-penyerang tangguh di kasta kedua Liga Yunani.
  • KF Dukagjini (Kosovo): Sebelum ke Indonesia, ia sempat mencicipi atmosfer kasta tertinggi Liga Kosovo pada tahun 2025. Di sana, ia tampil cukup konsisten dengan mencatatkan 30 penampilan dan 10 clean sheet.

Menjadi "Macan" di Ibu Kota

Di hari terakhir bursa transfer paruh musim BRI Super League 2025/2026, Persija Jakarta resmi mengumumkan perekrutan Cyrus Margono dengan kontrak jangka panjang berdurasi 2,5 musim. Keputusan ini memastikan Cyrus akan berseragam tim Macan Kemayoran setidaknya hingga 30 Juni 2028.

Langkah ini tergolong cukup mengejutkan, mengingat sebelumnya nama Cyrus juga kencang dikabarkan masuk dalam radar incaran Persib Bandung. Namun, dalam wawancara resminya, Cyrus mengaku bahwa nama besar Persija dan militansi The Jakmania menjadi alasan utama yang memantapkan hatinya untuk memilih Jakarta sebagai pelabuhan baru.

Dengan tinggi badan mencapai 191 cm, Cyrus memiliki atribut fisik yang sangat ideal untuk menjadi kiper modern. Kehadirannya diprediksi akan memberikan persaingan sehat bagi kiper senior seperti Andritany Ardhiyasa. Nilai pasarnya yang mencapai kisaran Rp3,48 miliar menunjukkan bahwa ia adalah aset berharga bagi tim Macan Kemayoran. 

Kini, publik sepak bola nasional menantikan apakah performa apiknya di Persija akan membuka pintu Timnas Indonesia yang selama ini diimpikannya. Dengan kualitas yang ia miliki, posisi penjaga gawang masa depan Indonesia tampaknya berada di tangan yang tepat.