periskop.id - Cara cek hasil TKA 2026 perlu dipahami dengan benar karena aksesnya tidak terbuka untuk semua pihak. Ada ketentuan khusus yang mengatur siapa yang boleh melihat data tersebut dan bagaimana siswa bisa mengetahui nilai mereka.

Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SD dan SMP telah digelar pada April 2026. Hasilnya kini dapat diakses secara daring melalui laman resmi tka.kemendikdasmen.go.id/hasiltka, meski dengan sejumlah pembatasan yang perlu diketahui terlebih dahulu.

Advertisement

Pusat Asesmen Pendidikan Kemendikdasmen (Pusmendik) menyampaikan informasi ini lewat akun Instagram resmi @pusmendik. Baik siswa maupun masyarakat umum tidak bisa membuka portal tersebut secara bebas.

Siapa yang Bisa Mengakses Hasil TKA 2026?

Portal hasil TKA hanya dapat dibuka oleh satuan pendidikan dan pemerintah daerah yang sudah memiliki akun di sistem manajemen TKA. Akses ini bersifat terbatas dan tidak tersedia untuk publik umum.

Setelah masuk ke dalam sistem, portal akan menampilkan sejumlah data agregat, di antaranya statistik hasil TKA berdasarkan wilayah dan jenjang pendidikan, grafik rerata mata pelajaran, serta kategori capaian peserta didik. Tersedia pula tabel data yang lebih rinci dan fitur penyaringan berdasarkan wilayah, jenjang, serta karakteristik sekolah.

Satu hal krusial yang perlu digarisbawahi: portal ini sama sekali tidak menampilkan nilai individu siswa. Nilai TKA juga bukan instrumen untuk memeringkat sekolah atau daerah, melainkan sumber informasi capaian akademik yang dijadikan dasar perancangan program peningkatan mutu pembelajaran.

Bagaimana Cara Siswa Mengetahui Hasil TKA 2026?

Siswa tidak bisa mengakses portal TKA secara mandiri. Namun, hasil tes mereka akan tercantum dalam Sertifikat Hasil Tes Kemampuan Akademik (SHTKA) yang diterbitkan secara resmi oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Dokumen SHTKA ini terlebih dahulu diserahkan kepada pihak sekolah, baru kemudian dibagikan kepada masing-masing murid. Sertifikat memuat skor nilai sekaligus kategori capaian secara lengkap dan terperinci.

Jadi, siswa yang ingin tahu hasilnya cukup menunggu distribusi SHTKA dari sekolah masing-masing, bukan mencoba mengakses portal yang memang tidak dirancang untuk pengguna individu.

Manfaat Sertifikat TKA untuk Seleksi Sekolah dan Kuliah

Sertifikat TKA bukan sekadar dokumen formalitas. Berdasarkan keterangan dari akun Instagram Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kemendikdasmen @litbangdikbud, dokumen ini bisa dimanfaatkan untuk berbagai keperluan seleksi akademik.

Hasil TKA jenjang SD/MI/sederajat dapat menjadi salah satu syarat penerimaan murid baru SMP/MTs jalur prestasi. Sementara itu, hasil TKA SMP/MTs/sederajat berlaku untuk seleksi masuk SMA/MA/sederajat dan SMK/MAK lewat jalur yang sama.

Bagi jenjang yang lebih tinggi, hasil TKA SMA/MA/sederajat dan SMK/MAK dapat menjadi pertimbangan dalam seleksi penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi, termasuk jalur mandiri PTN maupun program beasiswa.

Selain untuk pendaftaran jenjang berikutnya, hasil TKA juga digunakan untuk menyetarakan capaian pendidikan nonformal dan informal dengan pendidikan formal. Kementerian sendiri memanfaatkannya sebagai acuan pengendalian dan penjaminan mutu pendidikan sesuai kewenangannya. Pastikan siswa segera mengambil SHTKA dari sekolah begitu dokumen resmi tersebut telah didistribusikan.