periskop.id - PT Satu Visi Putra Tbk (VISI) mengonfirmasi adanya proses negosiasi terkait potensi perubahan pengendalian perseroan. Nama istri Sultan Andara, Raffi Ahmad, yakni Nagita Slavina, mencuat sebagai calon pengendali baru dalam rencana pengambilalihan saham tersebut.

"Perseroan telah menerima pemberitahuan resmi mengenai negosiasi antara calon pengendali baru dan pemegang saham penjual. Proses ini membuka peluang terjadinya perubahan pengendalian, baik secara langsung maupun tidak langsung," mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (12/2).

Direktur Utama VISI, David Dwiputra, menjelaskan bahwa pada 11 Februari 2026 pihaknya menerima surat pemberitahuan terkait rencana pengambilalihan saham oleh Nagita Slavina.

"VISI telah menerima surat pemberitahuan atas pengumuman negosiasi yang dilakukan oleh Nagita Slavina selaku calon pengendali baru dengan pemegang saham penjual," ujar David.

Meski kabar ini langsung menarik perhatian pelaku pasar, manajemen menegaskan proses negosiasi tersebut tidak memberikan dampak signifikan terhadap kegiatan operasional perusahaan. Perseroan memastikan kondisi hukum, keuangan, maupun kelangsungan usaha tetap berjalan normal.

David juga menambahkan, hingga saat ini tidak terdapat informasi atau fakta material lain yang belum diungkapkan kepada publik selain yang telah disampaikan melalui keterbukaan informasi.

Adapun detail transaksi, termasuk nilai akuisisi dan jumlah saham yang akan dialihkan, belum dipublikasikan. Manajemen menyatakan informasi lanjutan akan disampaikan sesuai dengan ketentuan dan regulasi pasar modal yang berlaku.

Sebagai informasi, dilansir dari data Bursa Efek Indonesia, struktur kepemilikan saham VISI saat ini didominasi oleh David Dwiputra dengan porsi 71,54%. Pemegang saham lainnya antara lain Farrel Yonathan sebesar 6,51%, Robert Putra Sampurna 1,95%, serta kepemilikan publik sebesar 20%.

Di tengah kabar negosiasi tersebut, pergerakan saham VISI terpantau fluktuatif. Mengutip data RTI, saham VISI ditutup melemah 9,89% ke level Rp820 per saham pada sesi kedua perdagangan Kamis, 12 Februari 2025.

Padahal, saham ini sempat dibuka menguat 90 poin di posisi Rp1.000 per saham sebelum akhirnya bergerak turun ke level terendah Rp820. Saham VISI diperdagangkan sebanyak 701 kali dengan volume 228.124 lembar dan nilai transaksi mencapai Rp22 miliar.

Perkembangan negosiasi ini menjadi sorotan pasar, mengingat potensi masuknya figur publik sekaligus eksekutif industri kreatif sebagai pengendali baru dapat membuka babak baru dalam arah strategis VISI ke depan.