Periskop.id - Menteri Dalam Negeri sekaligus Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana di Wilayah Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan, progres pemulihan pascabencana Sumatera sudah mencapai hampir 70%.
Tito mengungkapkan ada 52 kabupaten/kota yang terdampak bencana Sumatera. Sebanyak 37 kabupaten/kota, di antaranya sudah kembali normal.
"Ada yang sudah kembali normal itu dari 52 itu ada 37. Jadi kalau kita persentasekan ya, lebih kurang hampir 70% kabupaten/kota dari 52 kabupaten/kota itu sudah kembali normal dalam waktu sekitar 2 bulan," kata Tito dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (12/2).
Tito menambahkan, ada empat kabupaten/kota yang sudah mendekati kondisi normal. Keempatnya adalah, Kabupaten Lima Puluh Kota dan Pasaman Barat di Sumatera Barat, Kabupaten Tapanuli Selatan di Sumatera Utara, dan Nagan Raya di Aceh.
Sementara 11 kabupaten yang memerlukan atensi khusus yakni Kabupaten Padang Pariaman dan Agam di Sumatera Barat. Lalu, Kabupaten Tapanuli Utara dan Tapanuli Tengah di Sumatera Utara. Kemudian di Aceh ada Pidie Jaya, Tamiang, Aceh Utara, Aceh Tengah, Aceh Timur, Bireuen, dan Gayo Lues.
"Yang mendekati normal lebih kurang ada empat, dan yang memerlukan atensi khusus masih ada 11. Kami kerja keras di titik-titik tersebut," ujarnya.
Lebih lanjut Tito mengatakan, ada beberapa pekerjaan yang menjadi fokus satgas. Antara lain pembersihan lumpur, perbaikan fasilitas kesehatan, dan perbaikan sarana pendidikan untuk proses belajar mengajar.
Kemudian, perbaikan fasilitas pendidikan keagamaan, madrasah, pondok pesantren, juga rumah ibadah yang terdampak. Tito juga menekankan penting perbaikan akses terutama jalan darat, baik jalan nasional, jalan provinsi, kabupaten/kota, jalan desa, dan juga ada jembatan-jembatan.
"Kemudian juga ekonomi harus dibangkitkan, mulai pasar, kemudian kafe, warung, UMKM, kedai, kemudian juga hotel di beberapa tempat," imbuhnya.
Listrik dan BBM
Ia mengatakan, hal berikutnya yang merupakan indikator pemulihan adalah hal-hal yang sangat mendasar yakni Listrik. Kemudian pasokan bahan bakar baik BBM maupun gas LPG, dan kemudian sarana komunikasi dan internet, juga air minum.
"Itu menjadi kunci untuk pemulihan yang sangat diperlukan oleh masyarakat," kata Tito.
Sementara itu, sejalan dengan pemulihan yang dilakukan, pembangunan jembatan dikebut agar warga terdampak bencana dapat kembali beraktivitas normal. Anak-anak bisa sekolah lagi, petani bisa membawa hasil panen keluar desa, serta mempermudah mobilitas masyarakat.
Pembangunan jembatan di Aceh, terus berlangsung di berbagai titik, banyak juga jembatan yang telah selesai dibangun. Di Kecamatan Ketol, Aceh Tengah, personel TNI sedang membuat fondasi penyangga jembatan gantung.
Di Desa Kala Ili, Kecamatan Linge, Aceh Tengah, personel TNI menyiapkan tiang baja penyangga untuk jembatan gantung. Pembangunan jembatan gantung juga berlangsung di Desa Ara Bungong, Kecamatan Peudada, Bireuen. Personel TNI mempersiapkan lokasi dan mengecor semen.
Di Desa Pintu Rame, Kecamatan Pining, Gayo Lues, personel TNI bersama warga mengumpulkan material kayu untuk pembuatan jembatan sementara.
Berikut daftar jembatan yang telah selesai dibangun di Aceh:
Jembatan Bailey
1) Teupin Mane: 14 Desember 2025
2) Teupin Reudep: 18 Desember 2025
3) Jeumpa/Cot Bada: 22 Desember 2025
4) Matang Bangka: 22 Desember 2025
5) Kutablang: 27 Desember 2025
6) Weh Paseh: 26 Desember 2025
7) Panton Nisam: 1 Januari 2026
8) Beutong Ateuh: 7 Januari 2026
9) Timang Gajah: 7 Januari 2026
10) Jamur Ujung 1: 7 Januari 2026
11) Buket Dara Baktiya: 8 Januari 2026
12) Jamur Ujung 2: 11 Januari 2026
13) Baroh Bugeng: 12 Januari 2026
14) Wehni Rongka: 12 Januari 2026
15) Bener Kelipah: 14 Januari 2026
16) Krueng Pelang: 15 Januari 2026
17) Seunebok: 22 Januari 2026
18) Gosong Telaga Barat: 22 Januari 2026
19) Wisata Laut Jangka: 28 Januari 2026
20) Uning Baro: 28 Januari 2026
21) Bener Pepanyi: 30 Januari 2026
22) Plta Angkup: 30 Januari 2026
23) Jalan Bandara Rembele: 02 Februari 2026
24) Matang Serdang: 8 Februari 2026
Jembatan Perintis
1) Araa
2) Blang Awe
3) Lhok Kuyun
4) Lubuk Sidup
5) Baro Yaman
6) Pante Kera
Jembatan Armco
1) Alue Gadeng Dua (Atim): 19 Januari 2026
2) Alue Sentang I (Atim): 19 Januari 2026
3) Alue Sentang II (Atim): 20 Januari 2026
4) Batee Raya (Bireuen): 19 Januari 2026
5) Juli Tambo Tanjong (Bireuen): 19 Januari 2026
6) Kreung Juli Timu (Bireuen):19 Januari 2026
7) Weh Pase (Bener Meriah): 23 Januari 2026
8) Alue Buloh (Atim): 29 Januari 2026
9) Terban (Atam): 31 Januari 2026
10) Alue Capli (Aut): 01 Februari 2026
11) Blang Gleum (Atim): 10 Februari 2026
12) Lhok Seuntang (Atim): 02 Februari 2026
13) Gampong Baroh (Atim): 02 Februari 2026
14) Burni Pase 3 (BM): 02 Februari 2026
15) Burni Pase 4 (BM): 02 Februari 2026
16) Pasar Buntul (BM):02 Februari 2026
17) Bahgie Bertona (BM): 02 Februari 2026
18) Alue Itam (Atim): 07 Februari 2026
19) Buket Kuta (Atim): 09 Februari 2026
20) Paya Bilie sa (Atim): 02 Februari 2026
Tinggalkan Komentar
Komentar