Periskop.id - Kopi Kenangan dikabarkan tengah menjajaki rencana penawaran umum perdana saham atau IPO. Mengutip laporan The Wall Street Journal, perusahaan kedai kopi ini telah membuka pembicaraan dengan sejumlah bank untuk menjajaki potensi pencatatan saham.

Skema pencatatan itu berpotensi memberi valuasi hingga US$1 miliar, setara sekitar Rp17,96 triliun dengan asumsi kurs Rp17.957 per dolar AS. Rencana ini masih berada pada tahap awal.

Hingga kini belum ada keputusan soal waktu pelaksanaan, besaran penawaran, maupun lokasi pencatatan saham. Singapura disebut menjadi salah satu bursa yang tengah dipertimbangkan, sementara belum ada bank yang secara resmi ditunjuk untuk menangani proses tersebut.

Manajemen Kopi Kenangan menegaskan kepada The Wall Street Journal, perusahaan secara rutin mengevaluasi berbagai opsi strategis dan pendanaan untuk mendukung ekspansi bisnis. Evaluasi itu disebut juga bertujuan memberi peluang monetisasi bagi para pemegang saham.

Vice President Corporate Finance and Development Kopi Kenangan Junxian Li menjelaskan, dialog dengan lembaga keuangan, investor, dan penasihat merupakan bagian dari aktivitas bisnis yang lazim dilakukan perusahaan. Menurutnya, komunikasi semacam itu bukan hal baru bagi perseroan.

Meski demikian, Li menegaskan belum ada keputusan final terkait IPO. Waktu pelaksanaan, lokasi pencatatan, hingga valuasi akhir masih dalam pembahasan.

Kopi Kenangan berdiri sejak 2017 dan kini beroperasi di enam negara, yakni Indonesia, Singapura, Malaysia, India, Filipina, dan Australia. Jaringan bisnis yang meluas ini turut menopang narasi ekspansi yang melatari kabar rencana IPO tersebut.

Co-founder sekaligus Group Chief Executive Kopi Kenangan Edward Tirtanata mengungkapkan, pendapatan bersih perseroan sepanjang 2025 tumbuh 45% secara tahunan menjadi US$184 juta, atau sekitar Rp3,30 triliun. Laba bersih perusahaan pada periode yang sama tercatat US$17 juta, setara sekitar Rp305,27 miliar.

Saat ini Kopi Kenangan mengoperasikan lebih dari 1.300 gerai di berbagai negara. Perusahaan menargetkan pembukaan sekitar 550 gerai baru sepanjang 2026, seiring rencana perluasan pasar yang terus berjalan.

Di balik pertumbuhan tersebut, Kopi Kenangan juga dikenal mendapat dukungan dari sejumlah investor global. Petenis Serena Williams melalui Serena Ventures dan musisi Jay-Z melalui Roc Nation tercatat menanamkan modal ke perusahaan ini pada 2019.