iklan periskop
Ekonomi

Beri Sinyal Ekonomi Akselerasi, Menkeu Siapkan Stimulus Tambahan

Menteri Keuangan menyiapkan stimulus tambahan merespons akselerasi pertumbuhan ekonomi nasional ke level 5,61%. Pemerintah juga segera menerbitkan Panda Bond demi menekan dominasi...

3 bulan yang lalu · 2 mnt baca
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat konferensi pers APBN KiTa, Jakarta, Selasa (5/5). Periskop/Siti Ayu Rachma.
Ukuran teks
Sedang

periskop.id - Menteri Keuangan menjelaskan pemerintah segera merilis kebijakan stimulus tambahan demi merespons langsung tren akselerasi pertumbuhan ekonomi nasional. Langkah taktis otoritas fiskal ini bertujuan menjaga momentum pergerakan roda perekonomian domestik yang kini menembus level 5,61%.

"Kita akan memberikan stimulus tambahan ya Pak Menteri kepada ekonomi yang enggak lama lagi akan diumumkan," katanya usai mengikuti rapat internal bersama Presiden di Jakarta, Selasa (5/5). 

Ia menegaskan arah pergerakan makroekonomi nasional saat ini sukses mencetak catatan akselerasi yang sangat mengesankan di tengah dinamika global.

Torehan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,61% ini berhasil membalikkan arah laju pergerakan pada periode sebelumnya yang hanya tertahan di level 5,39%.

Kementerian Keuangan berkomitmen penuh menjaga tren percepatan impresif ini saat memasuki kuartal kedua melalui serangkaian bauran kebijakan strategis.

Bank sentral turut mendukung langkah pemerintah dengan terus mengawal ketersediaan likuiditas uang tunai yang melimpah di pasaran.

Pemerintah juga merancang strategi diversifikasi pendanaan demi meredam dampak tekanan nilai tukar akibat keluarnya aliran modal asing.

Otoritas fiskal berencana menerbitkan instrumen surat utang Panda Bond secara khusus di pasar modal China dengan penawaran bunga lebih rendah.

Manuver finansial ke pasar Asia Timur ini diyakini sangat ampuh mengurangi tingkat ketergantungan Indonesia terhadap dominasi dolar Amerika Serikat.

Menteri Keuangan turut mengimbau seluruh lapisan masyarakat dan para pelaku pasar modal untuk tidak panik menghadapi gejolak tekanan eksternal sesaat.

Ia bahkan menyarankan investor memanfaatkan momentum penurunan indeks saat ini untuk memborong atau "serok" aset saham demi meraih keuntungan besar ke depannya.

Bendahara negara ini menutup penjelasannya dengan membawa pesan bernada optimis langsung dari Presiden demi menenangkan kekhawatiran publik soal kondisi kas negara.

"Sampaikan pesan bahwa uang saya cukup, duitnya banyak jadi Anda enggak usah takut," ujarnya.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai Purbaya Yudhi Sadewa, Kementerian Keuangan (Kemenkeu), dan stimulus ekonomi dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Geser →

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.