periskop.id - Bank Indonesia (BI) melaporkan posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir April 2026 tercatat sebesar US$146,2 miliar. Kepala Departemen Komunikasi
Bank Indonesia, Ramdan Denny Prakoso mengatakan angka tersebut tetap kuat dan memadai dalam mendukung ketahanan eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan nasional.
Denny menjelaskan posisi cadangan devisa tersebut setara dengan sekitar 114% dari ukuran kecukupan cadangan devisa berdasarkan standar internasional yang ditetapkan oleh IMF dan mencerminkan kuatnya ketahanan eksternal Indonesia.
"Level tersebut tetap kuat memadai dalam mendukung ketahanan eskternal," ujar Denny dalam keterangannya, Selasa (19/5).
Lebih jauh, Denny bilang, Bank Indonesia senantiasa mengelola cadangan devisa secara terukur guna mendukung stabilitas nilai tukar Rupiah, menjaga kepercayaan pasar, serta memperkuat ketahanan eksternal perekonomian Indonesia di tengah tingginya ketidakpastian global.
Sebagai informasi, Gubernur Perry Warjiyo optimistis nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) akan kembali menguat pada Juli hingga Agustus 2026. Bank Indonesia (BI) pun masih meyakini pergerakan rupiah sepanjang tahun tetap berada dalam kisaran Rp16.200 hingga Rp16.800 per dolar AS.
"Dan pengalaman kami kalau Juli, April, May, Juni memang tinggi. Nanti kalau Juli, Agustus akan menguat. Sehingga the whole year. Kami masih meyakini nilai tukar akan di dalam kisaran Rp16.200, Rp16.800," ujar Perry dalam Raker Komisi XI DPR dengan BI, Jakarta, Senin (18/5).
Perry menjelaskan tingginya permintaan terhadap valuta asing pada April hingga Juni dipengaruhi sejumlah faktor musiman atau seasonality, mulai dari kebutuhan jemaah haji, pembayaran dividen perusahaan, hingga pembayaran utang luar negeri.
"Karena April, May, Juni ini ada demand untuk divisa itu besar, untuk biasanya ada, kemarin ada jemaah haji, terus kemudian pembayaran dividen, dan juga pembayaran utang, seperti itu ya. Jadi itu, sehingga kenapa meyakini nanti inshallah dari pengalaman dari kami," jelasnya.
as a preferred
Tinggalkan Komentar
Komentar