iklan periskop
Internasional

Ultimatum Trump: Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam Atau Pembangkit Listrik Dihancurkan

Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan ultimatum 48 jam kepada Iran untuk segera membuka penuh Selat Hormuz, atau AS akan menghancurkan berbagai pembangkit listrik negara...

4 bulan yang lalu · 2 mnt baca
Trump
Presiden AS Donald Trump berbicara kepada wartawan di pesawat Air Force One (27/10/2025). ANTARA FOTO/REUTERS/Evelyn Hockstei
Ukuran teks
Sedang

periskop.id - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam akan melenyapkan berbagai pembangkit listrik milik Iran jika otoritas negara tersebut tidak segera membuka penuh jalur logistik di Selat Hormuz. Pemimpin negeri Paman Sam ini memberikan ultimatum militer yang tegas agar jalur maritim itu bebas dari segala bentuk ancaman keamanan.

​"Jika Iran tidak membuka penuh, tanpa ancaman, Selat Hormuz, dalam waktu 48 jam dari titik waktu ini, Amerika Serikat akan menyerang dan melenyapkan berbagai pembangkit listrik mereka," tulis Trump melalui akun Truth Social pribadinya, Minggu (22/3).

​Ancaman penghancuran fasilitas energi vital ini memiliki batas waktu yang sangat ketat dan mengikat.

​Amerika Serikat memberikan tenggat waktu maksimal 48 jam sejak pernyataan resmi tersebut dipublikasikan.

​Militer AS siap melancarkan serangan menyasar infrastruktur kelistrikan Iran jika batas waktu tersebut diabaikan.

​Target utama gempuran balasan ini tidak tanggung-tanggung dan sudah ditentukan secara spesifik oleh sang presiden.

​"Dimulai dengan yang paling besar lebih dulu! Terima kasih atas perhatian Anda terhadap masalah ini," tegasnya.

​Mayoritas teks unggahan peringatan tersebut sengaja ditulis menggunakan format huruf kapital.

​Penggunaan huruf besar ini bertujuan menegaskan keseriusan level ancaman serangan dari Washington.

​Pernyataan bernada ancaman tingkat tinggi ini langsung memicu reaksi luar biasa di jagat maya.

​Unggahan tersebut terpantau meraup lebih dari 27 ribu tanda suka dari pengguna jejaring sosial tersebut.

​Pesan ultimatum militer ini juga telah dibagikan ulang hingga ribuan kali di platform yang sama.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai AS-Israel Serang Iran, Selat Hormuz, dan Donald Trump dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Geser →

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.