periskop.id - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Badan Gizi Nasional (BGN) kini tengah menyeleksi kandidat ahli gizi untuk mengisi Dewan Pengarah BGN. Proses tersebut dijalankan bersama sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan, koordinasi antara Kemenkes dan BGN sudah berjalan. Penentuan nama ahli gizi yang akan ditunjuk, menurutnya, masih terus difinalisasi kedua pihak.
"Sudah ngomong sama BGN, sekarang sudah dipersiapkan dan BGN sedang sama-sama Kemenkes menentukan ahli gizinya siapa," kata Budi di Jakarta, Selasa, usai rapat bersama DPR.
Kepala BGN Nanik S Deyang sebelumnya memaparkan, pelibatan pakar gizi dan dokter anak di Dewan Pengarah merupakan rencana yang sudah dipersiapkan sejak BGN resmi berdiri. Dewan tersebut disebut menjadi bagian dari struktur kelembagaan BGN sejak awal pembentukannya.
Nanik merinci, Dewan Pengarah bertugas memberi arahan dan bimbingan kepada jajaran pimpinan BGN dalam menjalankan seluruh program lembaga. Kehadiran dewan ini dinilai penting sebagai mekanisme pendampingan bagi pimpinan BGN.
Dewan Pengarah BGN direncanakan beranggotakan tujuh orang. Sekitar lima di antaranya berpeluang berasal dari kalangan pakar gizi.
Dokter anak juga akan turut dilibatkan untuk memperkuat aspek pemenuhan gizi dan kesehatan dalam pelaksanaan MBG, kata Nanik.
Penguatan Dewan Pengarah ini beriringan dengan komitmen pembenahan tata kelola MBG yang disampaikan Nanik pada Kamis (4/6). Ia menyebutkan sejumlah langkah akan segera ditempuh demi meningkatkan kualitas program.
Langkah-langkah itu mencakup penghentian sementara (suspend) pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), penyesuaian (refocusing) penerima manfaat, moratorium titik dapur baru, serta pembenahan dapur yang sudah beroperasi agar memenuhi standar kualitas makanan.
Nanik dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala BGN baru, menggantikan posisi yang sebelumnya dijabat Dadan Hindayana.
"Dari Badan Gizi Nasional berdiri itu ada Dewan Pengarah. Di Dewan Pengarah inilah akan kami isi dengan para profesor ahli gizi dan juga dokter anak," ujar Nanik di Istana Negara, Jakarta, Senin (9/6).
as a preferred
Tinggalkan Komentar
Komentar