periskop.id - Mabes Polri memberikan atensi khusus terhadap kelancaran arus mudik Lebaran 2026. Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Jhonny Edison Isir, mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan darurat dan mengutamakan keselamatan fisik selama perjalanan menuju kampung halaman.
Salah satu instruksi utamanya adalah agar pemudik menyimpan nomor hotline 110 sebagai pusat bantuan cepat dari kepolisian.
"Harapan kami, kawan-kawan, saudara-saudari yang akan mudik, tolong disimpan di nomor HP-nya 110. Ini layanan gratis dan Polri akan merespons secara cepat," ujar Irjen Pol Jhonny Isir di Gedung Divisi Humas Polri, Rabu (11/3).
Selain kesiapan infrastruktur, mantan ajudan Presiden Jokowi ini juga menyoroti aspek keselamatan berkendara. Ia meminta masyarakat memastikan kelayakan teknis kendaraan, seperti kondisi rem, ban, dan lampu. Tak hanya kendaraan, kondisi fisik pengemudi pun tak luput dari perhatian, terutama risiko microsleep yang kerap menjadi pemicu kecelakaan di jalur mudik.
"Kalau lelah jangan dipaksakan. Kami mengimbau istirahat sebentar, lima–sepuluh menit, kemudian lanjutkan lagi. Ada bahaya ketika kita tertidur sejenak atau microsleep, dampaknya bisa fatal," ujarnya.
Dari sisi keamanan nasional, Kadiv Humas menjelaskan bahwa Kapolri telah menginstruksikan Densus 88 Anti-Teror untuk meningkatkan pemetaan wilayah guna menjamin kekhusyukan ibadah masyarakat. Langkah preventive strike disiapkan sebagai opsi terakhir untuk menjaga stabilitas keamanan selama Idul Fitri.
Menutup arahannya, Irjen Pol Jhonny Isir berharap seluruh pemangku kepentingan dapat berkolaborasi untuk mewujudkan mudik yang aman dan nyaman.
"Semoga mudik yang aman, keluarga yang bahagia, diridai dan dijabahi oleh Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa," pungkasnya.
Selain itu, Polri juga menyiapkan sejumlah strategi rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan selama arus mudik Lebaran tahun ini. Salah satu skema yang akan diterapkan adalah sistem one way dan contraflow yang diberlakukan secara situasional berdasarkan kondisi lalu lintas di lapangan.
Berdasarkan prediksi kepolisian, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 13 hingga 17 Maret 2026, sementara puncak arus balik diprediksi berlangsung pada 24 hingga 28 Maret 2026.
Tinggalkan Komentar
Komentar