periskop.id - Terjadi penemuan mayat pria tanpa kaki dan tangan di salah satu kios ayam goreng di Kabupaten Bekasi. Awal mula penemuan itu ketika pemilik kios mengunjungi tokonya pada Sabtu pagi (28/3/2026) setelah ditinggalkan mudik ke Cilacap, Jawa Tengah.

Saat datang ke kios tersebut, sang pemilik sempat curiga terhadap bau menyengat yang mengarah ke freezer yang terkunci. Ia pun menghampiri dan membuka freezer tersebut. Ketika dibuka, ia mendapati mayat karyawannya yang berada di tumpukan ayam.

Mayat tersebut dalam kondisi yang cukup mengenaskan. Kondisi tubuhnya tidak lengkap. Kedua tangan dan kakinya hilang dari tubuhnya. Bukan hanya itu, kedua motor dan uang tunai milik pemilik kios pun hilang.

Ketika mengetahui hal tersebut, pemilik kios pun langsung mengabarkan ke warga sekitar dan pihak kepolisian. Tim Jatanras Polda Metro Jaya pun langsung bertindak cepat untuk menangani kasus tersebut.

Awal Mula Penemuan Mayat Mutilasi di Bekasi

Pihak kepolisian memberikan penjelasan kronologi penemuan mayat karyawan kios ayam goreng. Diketahui kios ayam goreng tersebut berada di Perumahan Mega Regency, Desa Sukaragam, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Berdasarkan penjelasan Kapolres Metro Bekasi, Kombes Sumarmi, yang melanjutkan keterangan dari pemilik kios, kios ayam goreng tersebut memiliki tiga orang karyawan. Ketiga karyawan tersebut bernama Abdul Hamid (korban), SMN (terduga pelaku), dan ANC (terduga pelaku).

Abdul Hamid bertugas sebagai petugas keamanan kios tersebut, sedangkan SMN dan ANC bertugas sebagai pelayan konsumen, pengolah, dan juru masak. Sumarmi mengatakan bahwa karyawan biasanya tidur di kios tersebut.

Kios ayam goreng itu sempat ditinggalkan oleh pemilik untuk mudik Lebaran ke Cilacap, Jawa Tengah, pada hari Rabu (18/3/2026). Lalu, SMN pulang kampung ke Batujaya dan ANC pulang ke Cibatu. Sementara Abdul Hamid tetap berada di kios tersebut.

Sepulang dari mudik, pada Sabtu pagi (28/3/2026), pemilik mengunjungi kios miliknya untuk mengecek kondisi setelah ditinggalkan mudik olehnya dan karyawannya. Ketika masuk, ia curiga terhadap bau menyengat yang tertuju ke arah freezer yang terkunci. Ia pun penasaran dan membuka freezer tersebut.

Sontak, ia pun kaget melihat mayat karyawannya dalam kondisi tanpa kaki dan tangan yang berada di tumpukan ayam. Setelah menemukan mayat tersebut, pemilik kios langsung melaporkan penemuannya itu ke Polsek Serang Baru.

Pemilik kios juga mengalami kehilangan dua motor operasional dan uang tunai senilai Rp500 ribu. Saat ia menghubungi kedua karyawan lainnya, tidak mendapatkan balasan. Setelah kejadian itu, pihak kepolisian pun langsung melakukan penyelidikan di TKP dan mengumpulkan barang bukti.

Fakta-Fakta Kasus Mutilasi di Bekasi

1. Korban Dikenal Memiliki Sifat Ramah

Abdul Hamid yang biasa disebut Pak Bedul dikenal oleh warga sekitar memiliki sifat yang ramah. Salah seorang warga bernama Ali mengatakan kalau korban mudah bergaul. Kabar kematian korban pun menciptakan rasa duka dan kehilangan bagi warga dan sesama pedagang.

2. Bagian Kaki dan Tangan Ditemukan di Bogor

Potongan tubuh korban berupa kaki dan tangan ditemukan di Bogor. Menurut penyidik Subdit Jatanras Direskrimum Polda Metro Jaya, potongan tubuh tersebut ditemukan di Cariu, Kabupaten Bogor.

3. Pelaku Merupakan Rekan Kerja Sendiri

Jatanras Polda Metro Jaya menangkap dua orang terduga pelaku yang merupakan rekan kerja korban. Terduga pelaku tersebut adalah SMN dan ANC. Melansir Antara, Polda Metro Jaya masih melakukan pemeriksaan lebih dalam terhadap kedua terduga pelaku.

Pihak kepolisian masih menyelidiki peran, rangkaian tindak pidana, dan dugaan menghilangkan jejak. Kedua terduga pelaku ditangkap pada hari Minggu (29/3/2026) di Desa Sindang Panji, Kecamatan Cikijing, Kabupaten Majalengka.