periskop.id - Stellantis resmi menarik lebih dari 1,3 juta unit Jeep dari peredaran global karena komponen tertentu berpotensi memicu kebakaran. Recall ini mencakup model Jeep Wrangler dan Gladiator tahun 2021 hingga 2025, dan sudah didaftarkan ke otoritas keselamatan jalan raya Amerika Serikat.
Pengajuan resmi disampaikan kepada National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) pada Selasa, 9 Juni 2025. Ini bukan sekadar langkah pencegahan di atas kertas, sebab setidaknya 72 insiden kebakaran sudah dilaporkan terkait masalah ini, termasuk satu korban luka.
Apa Penyebab Jeep Wrangler dan Gladiator Ditarik?
Akar permasalahannya ada pada sambungan listrik di kabel pompa power steering hidrolik. Koneksi bermasalah itu bisa mengalami panas berlebih dan korsleting.
Situasi menjadi berbahaya ketika korsleting listrik bertemu dengan kebocoran fluida bertekanan tinggi yang menyentuh komponen bersuhu sangat panas. Kombinasi itu dapat memicu percikan api yang kemudian menjalar ke bagian lain kendaraan.
Yang membuat kasus ini lebih mengkhawatirkan, NHTSA sebelumnya menyatakan bahwa kabel pompa power steering hidrolik bisa mencapai suhu berbahaya bahkan ketika kendaraan dalam kondisi terparkir dengan kunci kontak dalam posisi off.
Stellantis sendiri menyebut kerusakan komponen ini sebagai sesuatu yang "sangat langka". Namun dengan skala penarikan sebesar ini, perusahaan meminta seluruh pemilik kendaraan terdampak untuk memarkir kendaraannya di luar ruangan, jauh dari bangunan maupun kendaraan lain, hingga proses perbaikan selesai.
Berapa Unit Jeep yang Terdampak di Setiap Negara?
Secara total, lebih dari 1,3 juta unit tersebar di berbagai pasar dunia. Rinciannya sebagai berikut.
1. Amerika Serikat: sekitar 1,08 juta unit
2. Kanada: 106.000 unit
3. Meksiko: 23.000 unit
4. Pasar lain di seluruh dunia: sekitar 125.000 unit
Recall ini hanya berlaku untuk merek Jeep. Stellantis yang juga menaungi merek Fiat, Chrysler, dan Peugeot tidak mengeluarkan keterangan penarikan serupa untuk merek-merek tersebut.
Kronologi: Mengapa Penyelidikan Sempat Ditutup?
Perjalanan kasus ini cukup panjang. Stellantis mengungkapkan bahwa pada 2023 dan awal 2024, mereka sudah menginvestigasi sejumlah kejadian kebakaran pada Wrangler dan Gladiator. Penyelidikan kala itu ditutup karena frekuensi kebakaran dinilai masih rendah.
Situasi berubah pada Agustus 2024, ketika jumlah insiden mulai meningkat dan semuanya mengarah pada sambungan listrik di komponen yang sama. Penyelidikan pun dibuka kembali.
Satu bulan sebelumnya, pada September 2024, NHTSA sudah lebih dulu membuka penyelidikan terpisah terhadap hampir 800.000 unit Jeep Wrangler dan Gladiator model 2021-2023 atas kekhawatiran serupa terkait potensi kebakaran mesin.
Kapan Perbaikan Recall Jeep Ini Selesai?
Proses recall mencakup pemeriksaan menyeluruh, serta kemungkinan perbaikan atau penggantian rangkaian kabel maupun pompa power steering hidrolik elektrik.
Stellantis memperkirakan seluruh perbaikan dapat diselesaikan paling lambat pada Juli 2026. Jika Anda memiliki Jeep Wrangler atau Gladiator keluaran 2021 hingga 2025, segera hubungi diler resmi untuk memastikan apakah kendaraan Anda termasuk dalam daftar recall dan bagaimana langkah selanjutnya.
as a preferred
Tinggalkan Komentar
Komentar