periskop.id - Sebanyak 23.814 siswa penerima Program Indonesia Pintar (PIP) jenjang SMA/sederajat berhasil menembus Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026 dan dinyatakan memenuhi syarat untuk mendapatkan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah. Angka ini menjadi sinyal positif bagi siswa dari keluarga kurang mampu yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri.
Data tersebut dirilis oleh Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Dari total 86.118 pendaftar KIP Kuliah pada SNBT 2026, penerima PIP yang eligible menyumbang sekitar 60% dari keseluruhan.
Sisa 40% pendaftar KIP Kuliah, sekitar 15.848 peserta, berasal dari kalangan bukan penerima PIP namun tetap lolos seleksi SNBT 2026.
Data Penerima PIP yang Lolos SNBT 2026
Dari 23.814 penerima PIP yang dinyatakan eligible KIP Kuliah, sebaran berdasarkan desil Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) menunjukkan dominasi dari kelompok ekonomi terbawah.
Penerima terbanyak berasal dari Desil 2 dengan 6.350 pendaftar, disusul Desil 3 sebanyak 6.236 pendaftar, kemudian Desil 1 dengan 6.120 pendaftar, dan Desil 4 sejumlah 5.108 pendaftar.
Komposisi ini memperlihatkan bahwa program KIP Kuliah memang menjangkau kelompok yang paling membutuhkan dukungan pembiayaan pendidikan tinggi.
PTN dengan Penerima KIP Kuliah Terbanyak di SNBT 2026
Berdasarkan data per perguruan tinggi negeri, Universitas Negeri Medan (Unimed) menempati posisi teratas sebagai PTN dengan jumlah penerima KIP Kuliah terbanyak di SNBT 2026, yakni sekitar 1.754 orang.
Di posisi kedua, Universitas Negeri Padang mencatat 1.418 penerima, sementara Universitas Nusa Cendana berada di urutan ketiga dengan 1.289 peserta.
Dominasi PTN di kawasan Sumatera dan Indonesia Timur dalam daftar ini mencerminkan penyebaran program bantuan ke wilayah yang selama ini memerlukan perhatian lebih dalam akses pendidikan tinggi.
Penerima PIP yang Lolos SNBP 2026
Selain jalur SNBT, sebanyak 21.995 penerima PIP juga berhasil lolos melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 dan turut dinyatakan eligible sebagai calon penerima KIP Kuliah.
Proporsi penerima PIP pada jalur SNBP bahkan lebih tinggi dari SNBT, mencapai sekitar 67% dari total peserta yang lolos seleksi tersebut.
Dari sisi desil DTSEN pada jalur SNBP, sebanyak 5.998 peserta berasal dari Desil 2 dan 5.835 peserta dari Desil 3, memperlihatkan pola serupa dengan data SNBT.
Jika data SNBT dan SNBP digabungkan, total penerima PIP yang siap mendapatkan KIP Kuliah di PTN mencapai 45.809 orang. Angka ini menjadi gambaran nyata seberapa luas jangkauan program bantuan pendidikan pemerintah bagi siswa dari keluarga prasejahtera.
Bagi calon mahasiswa yang lolos seleksi dan terdaftar sebagai penerima PIP, pastikan mengikuti proses verifikasi KIP Kuliah sesuai ketentuan dari Puslapdik Kemendikdasmen agar bantuan dapat dicairkan tepat waktu.
as a preferred
Tinggalkan Komentar
Komentar