periskop.id - Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (BNI), Putrama, menegaskan bahwa kinerja bank-bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) saat ini berada dalam kondisi yang sangat baik dengan fundamental yang kuat.
Hal tersebut disampaikan usai pertemuan Himbara dengan Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad dan beserta Ketua BP BUMN sekaligus COO Danantara Donny Oskaria dan Menteri Sekfetariat Negara Prasetyo Hadi.
Menurutnya, pertumbuhan kredit rata-rata Himbara mencapai sekitar 20 persen, sementara penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) tumbuh di kisaran 20-30 persen. Dari sisi likuiditas, kondisi perbankan juga dinilai tetap terjaga dengan rasio Loan to Deposit Ratio (LDR) berada pada level 88-90%.
Selain itu, kualitas aset perbankan juga menunjukkan kondisi yang sehat. Rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) rata-rata tercatat di bawah 2 persen, sementara pencadangan kerugian kredit dan biaya risiko (cost of credit) tetap terkendali.
"Dapat kami sampaikan bahwa saat ini kinerja Imbara secara fundamental sangat bagus Sehingga rasanya tidak perlu ada kekhawatiran, keraguan terhadap kondisi fundamental di Bursa," kata Putrama dalam konferensi pers, di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (9/6).
Senada dengan itu, Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menyampaikan pemerintah terus memfasilitasi koordinasi lintas sektor guna menjaga stabilitas dan kepercayaan terhadap perekonomian nasional.
Prasetyo menegaskan hasil diskusi menunjukkan bahwa fundamental ekonomi Indonesia, khususnya sektor perbankan, tetap berada dalam kondisi yang kuat dan sehat.
"Alhamdulillah seperti yang tadi sudah disampaikan betul-betul sesungguhnya fundamental ekonomi kita dari sisi perbankan juga sangat kuat Oleh karena itulah kami terima kasih Pak Doni beserta dengan seluruh jajaran di Himbara yang terkenal dari task plan, BPJS dan INA yang sebagai pelaku-pelaku pasar untuk terus berkoordinasi, terus saling berdiskusi untuk sekali lagi kita bekerja keras untuk bisa mengatasi permasalahan ekonomi sebagaimana yang kita harapkan bersama-sama," tutup Prasetyo.
as a preferred
Tinggalkan Komentar
Komentar