periskop.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Senin 27 April 2026 diperkirakan belum banyak tenaga. Secara teknikal, IHSG menguji level psikologis 7.000
“Secara teknikal, IHSG diperkirakan berpotensi menguji level psikologis di 7.000,” ulas Tim RIset Phintraco Sekuritas, Senin (27/4). Beberapa saham yang menarik dicermati, antara lain ADMR, ADRO, BFIN, ISAT, ULTJ dan SRTG.
Sebelumnya, IHSG ditutup anjlok 3,38% ke level 7.129,49 pada Jumat (24/4) pekan lalu. Bersamaan dengan itu, Indeks utama di Wall Street ditutup mixed.
Investor berharap akan adanya perundingan damai antara AS dan Iran dalam waktu dekat di Pakistan. Diberitakan Menteri Luar Negeri Iran tiba di Islamabad pada hari Jumat (24/4) untuk berdiskusi dengan Pakistan tentang potensi putaran kedua negosiasi dengan AS.
Harga minyak mentah ditutup sedikit melemah dengan adanya berita tersebut. Diberitakan pula AS mengirim utusan ke Pakistan, namun kemudian Trump membatalkannya setelah Menlu Iran meninggalkan Islamabad setelah berdiskusi dengan Pakistan.
“Sentimen negatif masih berlanjut dengan diblokirnya Selat Hormuz. Meskipun AS mengumumkan diperpanjangnya gencatan senjata Israel-Lebanon selama tiga pekan, pertempuran tetap berlanjut di Lebanon selatan,” tulis riset yang sama.
Sementara itu dilaporkan AS berpotensi menghukum sekutunya di NATO, termasuk menangguhkan Spanyol dari aliansi karena tidak mendukung AS dalam perang Iran. Investor masih akan mencermati adanya potensi perundingan damai AS-Iran. Di Wall Street, investor juga menantikan dirilisnya laporan keuangan beberapa emiten teknologi besar.
Secara global, investor akan mencermati pertemuan The Fed, ECB, BoE dan BoJ untuk membahas kebijakan moneter masing-masing pada pekan ini. Data PDB 1Q26 dari AS dan Euro Area juga akan dirilis pada pekan ini.
Dari domestik, investor masih akan mencermati dampak konflik di Timur Tengah terhadap prospek ekonomi domestik, termasuk depresiasi Rupiah, potensi inflasi dan kemungkinan melebarnya defisit APBN 2026. Moody's umumkan penilaian terbaru terhadap peringkat utang RI tetap dipertahankan di level Baa2 atau satu tingkat di atas investment grade, namun dengan outlook direvisi dari stabil menjadi negatif.
Tinggalkan Komentar
Komentar