Periskop.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan akhir pekan di level 5.942 pada Jumat (10/7). Indeks menguat 11,91 poin atau setara 0,20% dari sesi sebelumnya.
Berdasarkan data RTI Infokom, total nilai transaksi yang terbukukan sepanjang sesi perdagangan mencapai Rp8,85 triliun. Volume saham yang berpindah tangan tercatat sebanyak 18,51 miliar saham.
Dari sisi pergerakan saham, sebanyak 364 saham berakhir di zona hijau, sementara 241 saham terkoreksi, dan 185 sisanya stagnan.
Tujuh dari 11 sektor indeks kompak menguat pada penutupan ini. Sektor energi tampil sebagai pemimpin dengan kenaikan 0,97%.
Empat sektor lainnya bergerak di zona merah. Sektor industri menjadi yang paling tertekan dengan koreksi 0,67%.
Beralih ke pasar regional, mayoritas bursa saham Asia bergerak di jalur positif. Indeks Nikkei 225 di Jepang memimpin dengan penguatan 1,20%, disusul Hang Seng Composite di Hong Kong yang naik 0,60%, dan Straits Times di Singapura yang menguat 0,57%.
Berbeda dengan tetangga-tetangganya, indeks Shanghai Composite di China justru tergelincir 1% pada sesi yang sama.
Di Eropa, tekanan mendominasi. Indeks DAX di Jerman melemah 0,12%, sedangkan FTSE 100 di Inggris terkoreksi tipis 0,03%.
Pasar Amerika Serikat justru bergerak kompak menguat. Indeks NASDAQ Composite menjadi yang terkuat dengan kenaikan 1,30%, diikuti S&P 500 yang naik 0,81%, dan Dow Jones Industrial Average yang menguat 0,27%.
Penguatan bursa AS itu menjadi salah satu sentimen positif yang turut mendukung pergerakan pasar saham global, termasuk IHSG, pada perdagangan Jumat ini.
as a preferred
Tinggalkan Komentar
Komentar