Periskop.id - Neurosaintis dari University of Cambridge mengidentifikasi lima fase utama atau “epochs” dalam struktur otak manusia sepanjang hidup, yang menunjukkan bagaimana otak menata ulang jaringan saraf untuk mendukung cara berpikir yang berbeda saat kita tumbuh, matang, dan menua.
Studi yang dipimpin oleh MRC Cognition and Brain Sciences Unit membandingkan otak dari 3.802 orang berusia mulai dari bayi hingga 90 tahun menggunakan MRI diffusion scans, yang melacak pergerakan molekul air dalam jaringan otak untuk memetakan koneksi saraf.
Hasil penelitian dipublikasikan di jurnal Nature Communications pada 2025. Para peneliti menemukan lima fase utama otak, dengan empat titik perubahan penting yang menandai reconfigurasi jaringan saraf manusia dari lahir hingga lanjut usia.
Berikut ini adalah penjelasan tiap fase utama otak manusia:
1. Masa Kanak-Kanak (0–9 Tahun)
Fase pertama berlangsung dari lahir hingga usia 9 tahun, saat otak mengalami network consolidation, yaitu penyaringan dan penguatan sinapsis yang paling aktif.
Volume materi abu-abu dan putih meningkat pesat sehingga ketebalan korteks mencapai puncaknya, dan lipatan kortikal stabil.
Sebagai informasi, materi putih (white matter) adalah bagian otak yang terdiri dari serabut saraf atau akson, yaitu jalur komunikasi antar neuron. Materi putih berfungsi untuk menghubungkan berbagai bagian otak dan tulang belakang, memungkinkan informasi bergerak cepat antara area otak yang berbeda.
Sementara itu, materi abu-abu (gray matter) adalah bagian otak yang terdiri dari badan sel neuron, dendrit, dan inti sel. Materi abu-abu bertanggung jawab untuk pemrosesan informasi, pengambilan keputusan, pemikiran, dan kontrol fungsi otak yang lebih kompleks.
Pada titik perubahan pertama di usia 9 tahun, kapasitas kognitif anak meningkat, tetapi risiko gangguan kesehatan mental juga mulai muncul.
2. Masa Remaja (9–32 Tahun)
Fase remaja ditandai pertumbuhan materi putih yang terus berlanjut, mengoptimalkan efisiensi jaringan komunikasi otak. Kemampuan kognitif meningkat karena jaringan otak menjadi lebih terhubung dan efisien.
“Efisiensi saraf, seperti yang dapat Anda bayangkan, terhubung dengan baik melalui jalur pendek, dan era remaja adalah satu-satunya era di mana efisiensi ini meningkat,” jelas Alexa Mousley, peneliti utama pada studi ini.
Puncak perubahan struktural terjadi pada usia 32 tahun, yang para peneliti sebut sebagai strongest topological turning point dalam seluruh masa hidup manusia.
“Di sekitar usia 32 tahun, kita melihat perubahan arah paling banyak dalam jaringan saraf dan pergeseran jalur perkembangan yang paling besar secara keseluruhan, dibandingkan dengan titik balik lainnya,” Mousley menambahkan.
3. Masa Dewasa (32–66 Tahun)
Fase dewasa dimulai pada usia 32 tahun dan berlangsung lebih dari tiga dekade. Struktur otak relatif stabil dibanding fase sebelumnya. Segregasi area otak lebih terasa, artinya beberapa wilayah mulai bekerja lebih spesifik dan terpisah.
Pada fase ini, otak mencapai tingkat stabil dalam kecerdasan dan kepribadian, yang berarti kemampuan kognitif dan sifat-sifat individu relatif konstan selama masa dewasa.
4. Masa Awal Menua (66–83 Tahun)
Titik perubahan berikutnya muncul sekitar usia 66 tahun, menandai fase awal penuaan otak. Meskipun perubahan struktural tidak dramatis, terjadi reorganisasi jaringan otak dan penurunan konektivitas materi putih.
“Data menunjukkan bahwa reorganisasi jaringan otak yang terjadi secara bertahap mencapai puncaknya di usia pertengahan enam puluhan. Hal ini kemungkinan berkaitan dengan penuaan, yang disertai dengan penurunan konektivitas lebih lanjut seiring mulainya degenerasi materi putih (white matter),” jelas Mousley.
Pada fase ini, risiko kesehatan seperti hipertensi dan kondisi yang memengaruhi otak meningkat.
5. Masa Lanjut Usia (83 Tahun ke Atas)
Titik perubahan terakhir terjadi pada usia 83 tahun, di mana otak memasuki fase penuaan lanjut. Pada masa ini, konektivitas seluruh otak semakin menurun, disertai dengan peningkatan ketergantungan pada wilayah-wilayah tertentu saja.
Ringkasan Lima Fase Otak
Berikut ini adalah penjelasan ringkas mengenai lima fase otak manusia:
| Fase Otak | Usia (Tahun) | Karakteristik Utama |
|---|---|---|
| Masa Kanak-Kanak | 0–9 | Network consolidation, pertumbuhan materi abu-abu & putih, stabilisasi lipatan korteks |
| Masa Remaja | 9–32 | Pertumbuhan materi putih, efisiensi koneksi meningkat, puncak perubahan di 32 tahun |
| Dewasa | 32–66 | Stabilitas struktur, segregasi area otak, plateau kognitif |
| Awal Menua | 66–83 | Reorganisasi jaringan, penurunan konektivitas materi putih, risiko kesehatan meningkat |
| Lanjut Usia | 83+ | Koneksi global menurun, reliance pada region tertentu, penuaan lanjut |
as a preferred
Tinggalkan Komentar
Komentar