Periskop.id – Lionel Messi mengambil alih posisi teratas dalam persaingan Sepatu Emas Piala Dunia 2026. Kapten Argentina itu mengungguli Kylian Mbappe berkat jumlah assist setelah keduanya sama-sama mengoleksi delapan gol.
Messi tidak mencetak gol ketika Argentina mengalahkan Inggris 2-1 pada semifinal di Atlanta Stadium, Amerika Serikat, Rabu, 15 Juli 2026 waktu setempat. Namun, dua assist yang dibuatnya menjadi penentu kebangkitan La Albiceleste sekaligus mengantarkan timnya ke final.
Inggris sempat memimpin melalui gol Anthony Gordon pada menit ke-55. Argentina kemudian membalikkan keadaan lewat gol Enzo Fernandez pada menit ke-85 dan sundulan Lautaro Martinez pada masa tambahan waktu.
Kedua gol tersebut berawal dari kreasi Messi di sisi kanan lapangan. Ia memberikan umpan kepada Enzo sebelum gelandang Chelsea itu melepaskan tendangan dari luar kotak penalti. Messi kemudian mengirimkan umpan silang yang dituntaskan Martinez menjadi gol kemenangan.
Tambahan dua assist membuat Messi kini mengumpulkan delapan gol dan empat assist. Ia berada di atas Mbappe yang juga mencetak delapan gol, tetapi baru membukukan tiga assist sepanjang turnamen.
Berdasarkan peraturan FIFA, Sepatu Emas diberikan kepada pemain dengan jumlah gol terbanyak. Apabila dua atau lebih pemain memiliki jumlah gol yang sama, jumlah assist menjadi penentu pertama.
Jika jumlah gol dan assist masih sama, pemain dengan total menit bermain lebih sedikit akan ditempatkan di posisi yang lebih tinggi.
Berikut lima besar klasemen sementara Sepatu Emas Piala Dunia 2026:
- Lionel Messi, Argentina: 8 gol dan 4 assist
- Kylian Mbappe, Prancis: 8 gol dan 3 assist
- Erling Haaland, Norwegia: 7 gol
- Jude Bellingham, Inggris: 6 gol dan 1 assist
- Harry Kane, Inggris: 6 gol dan 1 assist
Persaingan Belum Berakhir
Persaingan Messi dan Mbappe sejatinya belum sepenuhnya berakhir. Mbappe masih mempunyai kesempatan menambah gol atau assist ketika Prancis menghadapi Inggris dalam perebutan tempat ketiga di Miami pada Sabtu, 18 Juli 2026 waktu setempat.
Sementara itu, Messi akan memimpin Argentina menghadapi Spanyol pada final di New York New Jersey Stadium, Minggu, 19 Juli 2026 waktu setempat. Pertandingan tersebut menjadi kesempatan terakhir Messi untuk memperlebar keunggulannya atas Mbappe sekaligus membawa Argentina mempertahankan gelar juara dunia.
Erling Haaland yang berada di peringkat ketiga dengan tujuh gol sudah tidak dapat menambah koleksinya setelah Norwegia tersingkir pada perempat final. Adapun Bellingham dan Kane masih berpeluang mengejar saat Inggris menghadapi Prancis.
Mbappe sebelumnya meraih Sepatu Emas Piala Dunia 2022 setelah mencetak delapan gol, termasuk tiga gol dalam pertandingan final melawan Argentina. Kini, penyerang Prancis itu kembali mencapai jumlah yang sama, tetapi harus bersaing dengan Messi hingga pertandingan terakhir.
Selain memimpin daftar pencetak gol, Messi turut membawa Argentina mencapai final Piala Dunia untuk kedua kalinya secara beruntun. Pemain berusia 39 tahun itu menegaskan keberhasilan tersebut diperoleh melalui kerja keras seluruh anggota tim.
“Sungguh luar biasa apa yang telah kami capai. Kami kembali lolos ke final Piala Dunia. Mungkin ada orang yang sedih melihatnya dan mereka bisa mengatakan apa pun yang mereka inginkan. Namun, tim ini telah menunjukkan bahwa hasil yang raih adalah hasil kerja keras,” kata Messi kepada Dsports seperti dikutip ANTARA.
Dengan hanya menyisakan laga perebutan tempat ketiga dan final, duel Messi dan Mbappe diperkirakan berlangsung hingga akhir turnamen. Messi berada di posisi terdepan, tetapi satu gol Mbappe dapat kembali mengubah persaingan Sepatu Emas Piala Dunia 2026.
as a preferred
Tinggalkan Komentar
Komentar