Periskop.id - PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) angkat bicara terkait kabar pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran di Tokopedia yang ramai diperbincangkan. Perseroan menegaskan bahwa isu tersebut tidak memberikan dampak material terhadap kinerja perusahaan.

Dalam keterbukaan informasi, manajemen GoTo menyatakan tetap menghormati setiap keputusan yang diambil oleh manajemen Tokopedia.

“Perseroan sebagai pemegang saham sebesar 24,99% di PT Tokopedia, menghormati setiap langkah-langkah yang diambil atau akan diambil oleh manajemen PT Tokopedia,” tulis Corporate Secretary PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk R A Koesoemohadiani, Senin (6/7).

GoTo menjelaskan bahwa sejak Januari 2024, kepemilikan sahamnya di Tokopedia telah terdilusi menjadi 24,99%. Dengan porsi tersebut, Tokopedia tidak lagi dikonsolidasikan dalam laporan keuangan perseroan.

Sebagai gantinya, investasi dicatat menggunakan metode ekuitas. Artinya, jika dampak keuanga jika ada, hanya akan tercermin pada bagian laba atau rugi dari entitas asosiasi.

“Dampak keuangan terhadap Perseroan hanya akan terbatas pada akun bagian laba/(rugi) bersih pada entitas asosiasi dan ventura bersama,” jelas R A Koesoemohadiani.

Meski demikian, GoTo menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada indikasi dampak signifikan terhadap kinerja keuangan. Selain itu, perseroan juga memastikan bahwa pendapatan dari layanan e-commerce yang diterima dari Tokopedia tidak terdampak.

“Tidak akan ada dampak apapun terhadap biaya layanan e-commerce yang diterima Perseroan dari PT Tokopedia,” tegas manajemen.

Dari sisi non-keuangan, GoTo juga tidak melihat adanya implikasi signifikan terhadap operasional maupun kelangsungan bisnis.

Menanggapi kemungkinan langkah ke depan, GoTo menyatakan tidak akan mengambil tindakan khusus dalam waktu dekat, mengingat dampak yang dinilai terbatas. Terkait kepemilikan saham di Tokopedia, GoTo juga memastikan belum ada rencana perubahan dalam waktu dekat.