Periskop.id - PT Elnusa Tbk (ELSA) berhasil mengimplementasikan teknologi Chemical Enhanced Oil Recovery (CEOR) berbasis Polymer Flooding di Lapangan Rama milik Pertamina Hulu Energi Offshore Southeast Sumatra (PHE OSES). Proyek ini tercatat sebagai implementasi CEOR offshore pertama di Indonesia.

Corporate Secretary Elnusa Rustam Aji menyebutkan, pencapaian ini menjadi tonggak penting yang memperlihatkan kapabilitas teknologi perusahaan dalam mendukung transformasi industri hulu migas. Ia menilai keberhasilan proyek ini membuktikan inovasi dan kolaborasi jadi kunci menjawab tantangan peningkatan produksi migas nasional.

"Bagi Elnusa, proyek ini bukan hanya keberhasilan implementasi teknologi, tetapi juga bukti bahwa kapabilitas nasional mampu menghadirkan solusi yang memiliki nilai tambah tinggi bagi industri energi," kata Rustam dalam keterbukaan informasi, Selasa (14/7).

Proyek yang menyasar lapangan migas mature field ini bertujuan meningkatkan produktivitas produksi minyak nasional. Prosesi seremoni Pilot Project EOR Lapangan Rama sudah digelar pada 8 Juli 2026 sebagai simbol dimulainya first polymer injection pada lapangan offshore di Indonesia.

Pencapaian tersebut merupakan hasil kolaborasi strategis antara SKK Migas, Pertamina, PHE OSES, dan ELSA. Kerja sama ini diarahkan untuk menghadirkan solusi teknologi yang mampu meningkatkan recovery factor, memperpanjang umur produksi lapangan, sekaligus mendukung target peningkatan lifting minyak nasional.

Melalui anak usahanya, PT Elnusa Petrofin, ELSA berperan sebagai penyedia solusi terintegrasi. Peran itu mencakup penyediaan material polimer, Polymer Injection Unit (PIU), hingga pelaksanaan operasi lapangan secara langsung.

Keterlibatan Elnusa Petrofin dalam proyek ini dinilai menunjukkan kapabilitas ELSA menghadirkan layanan berbasis teknologi. Kapabilitas tersebut tidak hanya mendukung keberhasilan proyek, tapi juga membuka peluang implementasi teknologi CEOR di lapangan-lapangan migas lain di Indonesia.

ELSA turut mengapresiasi sinergi erat antara SKK Migas, Pertamina, PHE OSES, dan seluruh entitas Elnusa Group. Sinergi itu disebut telah membangun ekosistem kolaborasi untuk menghadirkan inovasi teknologi CEOR offshore ini.

Rustam menambahkan, pengalaman dan kapabilitas yang terbentuk lewat proyek ini diharapkan bisa direplikasi pada berbagai lapangan migas lainnya. Replikasi tersebut diharapkan memberi kontribusi lebih besar terhadap ketahanan energi nasional.

Sebagai perusahaan jasa energi terintegrasi, ELSA berkomitmen memperkuat kontribusinya dalam mendukung ketahanan energi nasional. Komitmen itu dijalankan lewat pengembangan teknologi, peningkatan kapabilitas operasional, dan kolaborasi strategis untuk mendorong pertumbuhan industri migas Indonesia secara berkelanjutan.

"Ke depan, pengalaman dan kapabilitas yang terbentuk melalui proyek ini diharapkan dapat direplikasi pada berbagai lapangan migas lainnya sehingga memberikan kontribusi yang semakin besar terhadap ketahanan energi nasional," tambah Rustam.