Periskop.id - Jaksa Agung ST Burhanuddin resmi melantik enam pejabat eselon I baru di lingkungan Kejaksaan Agung, Jumat (24/7). Rotasi dan pelantikan ini merupakan bagian dari penyegaran organisasi di tubuh Korps Adhyaksa pasca penanganan kasus yang menyeret mantan Jampidsus Febrie Adriansyah.
Pejabat yang dilantik, yaitu Asep Nana Mulyana sebagai Wakil Jaksa Agung, Leonard Ebenezer Simanjuntak sebagai Jampidum, Kuntadi sebagai Jampidsus, Harli Siregar sebagai Kepala Badan Diklat, Patris Yusrian Jaya sebagai Kepala Badan Pemulihan Aset, serta Hermon Dekristo sebagai Staf Ahli Bidang Polkam dan Gakkum.
Usai prosesi pelantikan di Gedung Utama Kejaksaan Agung, Wakil Jaksa Agung Asep Nana Mulyana menyampaikan bahwa Jaksa Agung memberi instruksi khusus agar seluruh jajaran memperkuat koordinasi dan sinergi internal maupun eksternal.
“Baru saja kami dilantik oleh Pak Jaksa Agung... Termasuk juga kami diminta oleh beliau untuk terus melakukan sinergi dan koordinasi lintas bidang, termasuk di internal kami yang perlu dilakukan untuk pelaksanaan tugas-tugas ke depan,” kata Asep Nana di Gedung Kejagung, Jumat (24/7).
Asep menegaskan, penegakan hukum ke depan dihadapkan pada tantangan yang semakin berat seiring tingginya dinamika dan tuntutan masyarakat. Pihaknya berkomitmen menghadirkan kerja penegakan hukum yang tegas namun tetap humanis.
“Kami juga tentu mohon dukungan, mohon support, dan doa teman-teman media serta masyarakat terhadap tugas-tugas ke depan yang menurut kami semakin berat, dengan tuntutan dinamika masyarakat yang sedemikian kuat,” ujar Asep.
Pada kesempatan yang sama, Jampidsus Kuntadi menegaskan bahwa arahan prioritas dari Jaksa Agung adalah segera melakukan konsolidasi serta evaluasi menyeluruh terhadap penanganan perkara tindak pidana khusus, terutama kasus berprofil tinggi dan bernilai kerugian besar.
“Dengan arahan Bapak Jaksa Agung tadi... ada dua hal yang saya respons, yaitu lakukan konsolidasi baik di dalam maupun di luar, serta lakukan evaluasi terkait seluruh penanganan perkara, termasuk perkara yang menarik perhatian masyarakat dan perkara dengan nilai besar. Itu akan menjadi prioritas saya,” tegas Kuntadi.
Kuntadi menekankan bahwa dalam mengevaluasi dan mengakselerasi penanganan kasus di Pidsus, jajarannya akan menaruh perhatian utama pada pembuktian integritas, kreativitas, dan transparansi lembaga.
as a preferred
Tinggalkan Komentar
Komentar