Periskop.id - PT Dirgantara Indonesia (PTDI) tengah menyiapkan rencana relokasi lini produksi pesawat dan fasilitas perawatan ke Bandara Kertajati, Majalengka, Jawa Barat.

Langkah ini digadang menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem industri dirgantara nasional.

Rencana pemindahan tersebut mencakup dua komponen utama, yakni lini produksi pesawat dan fasilitas maintenance, repair, and overhaul (MRO).

Kedua fasilitas itu rencananya bakal dipusatkan di kawasan Bandara Kertajati, yang selama ini dikenal sebagai bandara internasional di wilayah Jawa Barat.

Pemilihan Kertajati sebagai lokasi baru dinilai sejalan dengan upaya membangun kawasan terintegrasi bagi industri kedirgantaraan di dalam negeri.

Fasilitas produksi yang direlokasi nantinya diharapkan bisa beroperasi berdampingan dengan layanan MRO dalam satu kawasan yang sama.

Konsep penyatuan lini produksi dan fasilitas perawatan pesawat dalam satu lokasi ini disebut dapat mempermudah rantai proses manufaktur hingga purnajual.

Penguatan ekosistem dirgantara nasional menjadi tujuan utama di balik rencana relokasi PTDI ke Kertajati.

Bandara Kertajati sendiri berada di Kabupaten Majalengka, salah satu wilayah yang selama ini digadang-gadang sebagai simpul baru konektivitas udara di Jawa Barat.

Rencana ini masih dalam tahap penyiapan oleh PTDI sebelum benar-benar direalisasikan.