periskop.id - Menteri Keamanan Dalam Negeri, Kristi Noem, dikabarkan dipecat oleh Presiden Donald Trump setelah serangkaian kontroversi yang menimpa dirinya. Pemecatan itu dilakukan oleh Trump pada Kamis (5/3).
Melansir dari Fox 12, pemecatan Kristi Noem dilakukan setelah meningkatnya kritik terhadap kepemimpinannya di dalam jabatan yang dia tangani. Penyebab pemecatan Noem diketahui karena kebijakan pengetatan imigrasi pemerintah dan respons terhadap bencana.
Ia juga dikaitkan dengan kasus penembakan yang menewaskan dua demonstran di Minneapolis pada awal tahun ini. Meski dirinya dipecat dari jabatannya sebagai Menteri Keamanan Dalam Negeri, Trump menyatakan bahwa dirinya akan ditunjuk sebagai Utusan Khusus untuk Shield of the Americas. Jabatan ini sebagai keamanan baru yang berfokus pada kawasan Barat.
Trump mengumumkan pemecatan ini melalui akun pribadi media sosialnya di Truth Social. Ia pun menyatakan akan mengganti Noem dengan senator Partai Republik dari Oklahoma, Markwayne Mullin.
Profil Kristi Noem
Sebelum menjabat sebagai Menteri Keamanan Dalam Negeri, Kristi Noem pernah menjadi anggota DPRD Dakota Selatan pada periode 2007–2011. Setelah itu, ia terpilih sebagai anggota DPR Amerika Serikat dari daerah pemilihan Dakota Selatan untuk periode 2011–2019.
Karier politiknya terus menanjak hingga ia dipercaya menjabat sebagai Gubernur Dakota Selatan ke-33 pada tahun 2019. Sebagai loyalis Donald Trump, ia kemudian ditunjuk untuk menjabat sebagai Menteri Keamanan Dalam Negeri pada akhir tahun 2024. Senat menyetujui pencalonan tersebut pada awal 2025. Ia pun mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Gubernur Dakota Selatan.
Selain berkarier di dunia politik, Noem juga diketahui memiliki bisnis pertanian keluarga di South Dakota. Ia sempat menempuh pendidikan tinggi di Northern State University, tetapi tidak menyelesaikannya. Ia kemudian memutuskan untuk kembali ke rumah untuk mengelola bisnis pertanian milik keluarganya di Hamlin County, South Dakota.
Sebagai seorang loyalis Trump, ia dikenal memiliki hubungan yang cukup dekat dengan presiden tersebut. Saat masih menjabat sebagai gubernur, ia pernah mendekati Trump dengan memberikan replika wajah Trump setinggi sekitar 4 kaki di Mount Rushmore, ketika Trump menghadiri perayaan kembang api Independence Day yang digagas oleh Noem pada tahun 2020.
Kedekatan itu terus berlanjut, termasuk ketika Noem memberikan dukungan kepada Trump untuk memenangkan nominasi presiden dari Partai Republik untuk ketiga kalinya secara berturut-turut.
Apa Penyebab Ia Dipecat?
Pemecatan Kristi Noem diduga berkaitan dengan sejumlah kontroversi yang melibatkan dirinya. Salah satunya adalah pernyataannya yang dianggap menggunakan bahasa kasar dalam menggambarkan para imigran.
Kontroversi lain muncul ketika Noem meluncurkan kampanye iklan senilai US$220 juta yang menampilkan dirinya serta menyerukan agar orang-orang yang memasuki Amerika Serikat secara ilegal meninggalkan negara tersebut secara sukarela. Noem sempat mengatakan kepada para anggota parlemen bahwa Donald Trump mengetahui dan menyetujui kampanye tersebut. Namun, Trump membantah pernyataan itu dan menyatakan bahwa dirinya tidak mengetahui kampanye iklan tersebut.
Noem juga mendapat banyak kritik terkait perannya dalam kebijakan pengetatan pengawasan imigrasi yang diperintahkan oleh Trump. Kritik semakin menguat setelah dua demonstran tewas ditembak oleh petugas penegak hukum imigrasi dalam sebuah aksi di Minneapolis. Dalam peristiwa itu, Noem bahkan sempat menggambarkan kedua demonstran tersebut sebagai pihak agresor.
Selain itu, ia juga diduga terseret skandal seksual dengan ajudannya, Corey Lewandowski. Dugaan tersebut membuatnya harus menghadapi sidang di parlemen Amerika Serikat.
Berdasarkan sejumlah laporan, Lewandowski juga pernah memasuki kokpit pesawat pemerintah Amerika Serikat tanpa izin. Ia bahkan disebut-sebut memecat pilot pesawat tersebut setelah selimut milik Noem dilaporkan hilang. Meski demikian, Lewandowski membantah tuduhan tersebut.
Pergantian Jabatan Menteri Keamanan Dalam Negeri
Melansir dari Fox 12 Oregon, Donald Trump berencana mencalonkan senator Partai Republik dari Oklahoma, Markwayne Mullin, sebagai pengganti Kristi Noem. Trump mengumumkan keputusan tersebut melalui media sosial setelah Noem menghadapi sesi pertanyaan intens selama dua hari di Capitol Hill dari anggota Partai Republik maupun Demokrat.
Meski demikian, Mullin masih harus memperoleh persetujuan dari Senat terlebih dahulu. Namun, berdasarkan undang-undang federal yang mengatur kekosongan jabatan di cabang eksekutif, ia dapat menjabat sebagai Menteri Keamanan Dalam Negeri sementara selama proses pencalonannya berlangsung secara resmi.
Tinggalkan Komentar
Komentar