Periskop.id - Komando Pusat militer Amerika Serikat (Centcom) mengumumkan penghentian serangan tujuh malam berturut-turut terhadap Iran pada Jumat (17/7). Operasi tersebut menyasar sejumlah situs militer strategis di wilayah Iran.
Centcom menyebutkan, penghentian serangan berlaku sejak pukul 21.30 waktu setempat atau 01.00 WIB dini hari. Komando militer itu memaparkan detail sasaran serta alutsista yang dikerahkan selama operasi berlangsung.
"Pasukan AS mengakhiri tujuh malam serangan berturut-turut terhadap Iran pada 17 Juli pukul 9.30 malam ET," kata Centcom dalam unggahan di platform media sosial X, Jumat (17/7).
Empat jenis sasaran disebut jadi target utama gempuran tersebut. Centcom merinci, situs pengawasan, infrastruktur logistik militer, fasilitas penyimpanan senjata bawah tanah, hingga kapabilitas maritim Iran turut dibombardir selama tujuh hari beruntun.
Operasi ini melibatkan kombinasi alat tempur canggih. Pesawat tempur, drone udara, kapal perang, dan sejumlah aset militer lain dikerahkan Centcom untuk merampungkan misi tersebut.
Di luar aksi militer, pemerintah AS disebut tetap menagih pertanggungjawaban Iran di bawah arahan Presiden Donald Trump. Blokade laut terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran pun terus diberlakukan seiring berjalannya operasi ini.
Langkah blokade sebenarnya bukan hal baru. Pada Selasa (14/7), AS lebih dulu mengumumkan kelanjutan blokade laut terhadap kapal-kapal yang keluar masuk pelabuhan dan wilayah pesisir Iran.
Ketegangan AS dan Iran memanas dalam beberapa pekan terakhir, terutama terkait isu Selat Hormuz. Kedua negara saling melancarkan serangan meski sebelumnya sudah ada nota kesepahaman yang dimediasi Pakistan.
Nota kesepahaman itu semula ditujukan untuk mengakhiri perang sekaligus mencapai kesepakatan damai yang langgeng antara kedua pihak. Namun kesepakatan tersebut belum sepenuhnya meredam bentrokan di lapangan.
"Lebih dari 50.000 personel militer Amerika beroperasi di seluruh Timur Tengah dan tetap waspada, mematikan, serta siap siaga," ujar Centcom.
as a preferred
Tinggalkan Komentar
Komentar