Periskop.id - Negara-negara di dunia saat ini semakin membuktikan bahwa kesehatan merupakan bentuk kekayaan sejati yang sesungguhnya. Berdasarkan laporan terbaru yang dirilis oleh US News & World Report mengenai kualitas kesehatan global, investasi pada layanan kesehatan universal serta penelitian mutakhir terbukti mampu mengubah peta kesejahteraan suatu bangsa.
Laporan ini menegaskan bahwa dukungan medis berkualitas harus dipandang sebagai sebuah hak mendasar bagi setiap warga negara, bukan lagi dianggap sebagai barang kemewahan.
Langkah strategis tersebut terbukti mampu membangun populasi masyarakat yang tangguh sekaligus menciptakan infrastruktur kesehatan yang selalu siap siaga dalam menghadapi berbagai ancaman penyakit.
Untuk mengukur tingkat keberhasilan ini, penilaian kategori kesehatan didasarkan pada rata-rata tertimbang yang sama dari tiga subkategori utama. Ketiga aspek penting yang digunakan meliputi angka mortalitas dan umur panjang, tingkat kesiapsiagaan kesehatan masyarakat, serta kualitas dari layanan kesehatan itu sendiri.
Gabungan dari ketiga komponen inilah yang menentukan tinggi rendahnya indeks kesehatan suatu negara di kancah internasional.
Peta Kekuatan Kualitas Kesehatan di Kawasan ASEAN
Melihat data di wilayah Asia Tenggara, terjadi ketimpangan kualitas medis yang cukup mencolok antarnegara anggota.
Singapura berhasil mengukuhkan posisinya sebagai raja kesehatan di kawasan regional dengan menempati peringkat pertama di ASEAN sekaligus menembus peringkat delapan di dunia. Negara singa ini mencatatkan nilai Indeks Kesehatan tertinggi di Asia Tenggara, yaitu mencapai angka 82,5.
Berjarak cukup jauh di peringkat kedua, Thailand mengamankan posisinya dengan berada di peringkat 55 dunia dan mengantongi Indeks Kesehatan sebesar 59,9. Malaysia menempel ketat di peringkat ketiga ASEAN dan peringkat 57 dunia dengan perolehan indeks sebesar 59,5.
Posisi keempat dihuni oleh Vietnam yang menempati peringkat 65 global dengan Indeks Kesehatan senilai 55,7. Memasuki paruh bawah, Kamboja berada di peringkat kelima regional dan peringkat 88 dunia dengan indeks sebesar 38,9.
Posisi Indonesia dan Negara Jiran di Sektor Medis
Indonesia sendiri harus puas berada di papan bawah, tepatnya menempati peringkat keenam di kawasan Asia Tenggara. Di tingkat global, posisi Indonesia berada di peringkat 89 dunia dengan mencatatkan nilai Indeks Kesehatan sebesar 38,6.
Posisi Indonesia ini berada sedikit di atas Laos yang menduduki peringkat tujuh ASEAN dan 90 dunia dengan indeks sebesar 37,1. Sementara itu, peringkat kedelapan ditempati oleh Filipina yang berada di posisi 93 dunia dengan indeks 35,6, dan posisi terbawah atau peringkat kesembilan dihuni oleh Myanmar yang berada di peringkat 99 dunia dengan Indeks Kesehatan sebesar 22,1.
Jika membedah data indikator tambahan secara lebih spesifik, masyarakat dapat melihat alasan mengapa Singapura bisa memimpin jauh di depan. Singapura tercatat memiliki rasio dokter sebanyak 2,8 per 1000 penduduk, dengan angka harapan hidup masyarakat yang mencapai 82,9 tahun, serta angka kematian bayi yang sangat rendah yaitu hanya 1,7 kematian per 1000 kelahiran.
Malaysia juga menunjukkan performa medis yang solid dengan rasio dokter sebanyak 2,3 per 1000 penduduk, angka harapan hidup mencapai 76,7 tahun, dan angka kematian bayi sebesar 6,8 kematian per 1000 kelahiran.
Di sisi lain, Thailand memiliki keunikan tersendiri di mana rasio dokter mereka terpantau rendah, yaitu hanya sebesar 0,5 per 1000 penduduk. Meskipun demikian, Thailand mampu mencatatkan angka harapan hidup yang cukup tinggi yaitu mencapai 76,4 tahun, dengan angka kematian bayi yang ditekan di angka 8,0 kematian per 1000 kelahiran.
Sementara itu, Indonesia masih menghadapi tantangan besar karena rasio dokter baru mencapai 0,5 per 1000 penduduk. Selain itu, angka harapan hidup masyarakat Indonesia berada di angka 71,1 tahun, dengan angka kematian bayi yang masih tergolong tinggi di kawasan regional, yaitu mencatatkan 17,0 kematian per 1000 kelahiran.
Tabel Data Perbandingan Kualitas Kesehatan ASEAN 2026
Agar dapat melihat peta kekuatan kualitas medis dan fasilitas kesehatan di kawasan Asia Tenggara secara ringkas, berikut adalah tabel perbandingan datanya secara lengkap:
| Peringkat ASEAN | Negara | Peringkat Dunia | Indeks Kesehatan |
|---|---|---|---|
| 1 | Singapura | 8 | 82,5 |
| 2 | Thailand | 55 | 59,9 |
| 3 | Malaysia | 57 | 59,5 |
| 4 | Vietnam | 65 | 55,7 |
| 5 | Kamboja | 88 | 38,9 |
| 6 | Indonesia | 89 | 38,6 |
| 7 | Laos | 90 | 37,1 |
| 8 | Filipina | 93 | 35,6 |
| 9 | Myanmar | 99 | 22,1 |
as a preferred
Tinggalkan Komentar
Komentar