periskop.id - Head of Research KedaiKopi, Ashma Nur Afifah, mengungkapkan bahwa minat masyarakat terhadap program mudik gratis tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Berdasarkan hasil survei KedaiKopi, sekitar 53% responden menyatakan berminat mengikuti program mudik gratis.
Namun, dari jumlah tersebut, baru sekitar 8,9% responden yang berhasil mendapatkan kuota tiket atau telah mengamankan tempat dalam program tersebut. Sementara itu, 44,4% responden lainnya masih menunggu atau terus mencari kuota yang tersedia.
"Kalau kita jumlahkan, sekitar 53% responden berminat mengikuti mudik gratis. Walau memang baru 8,9% yang mendapatkan kuota tiketnya, yang sudah secure tiketnya. Sedangkan 44,4% masih mencari lagi, masih menunggu kuota," ucap Ashma dalam konferensi pers Survei KedaiKopi, Kamis (12/3).
Ashma menjelaskan, bagi responden yang sudah maupun berencana mengikuti program mudik gratis, mayoritas memilih program yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, serta program yang melibatkan Kementerian Perhubungan.
Pilihan berikutnya adalah program mudik gratis yang diselenggarakan oleh BUMN maupun perusahaan swasta.
Ia menambahkan, jika dibandingkan dengan survei tahun sebelumnya, minat masyarakat terhadap mudik gratis menunjukkan tren kenaikan.
Pada survei tahun lalu, total responden yang berminat mengikuti program tersebut sekitar 40%, sedangkan tahun ini meningkat menjadi 53%, atau naik lebih dari 10%.
"Nah, karena banyak orang yang ingin ikut mudik gratis, maka saran dari masyarakat adalah memperbanyak armada yang diberangkatkan untuk mudik gratis atau menambah pilihan jam keberangkatan," jelasnya.
Selain itu, responden juga berharap proses pendaftaran dapat dibuat lebih sederhana dan mudah diakses. Sebagian masyarakat menilai prosedur pendaftaran yang ada saat ini masih cukup rumit.
"Permudah juga proses pendaftaran, karena mungkin ada beberapa yang cukup ribet, atau harus melalui calo. Nah, ini yang diharapkan bisa dihilangkan sehingga proses mudik gratis lebih nyaman dan dapat diikuti lebih banyak orang," tutupnya.
Tinggalkan Komentar
Komentar