periskop.id – Presiden Prabowo Subianto menegaskan para kepala dapur beserta anggota Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) memikul tanggung jawab besar mengawasi jalannya program Makanan Bergizi Gratis (MBG).

 

Advertisement

Prabowo meminta seluruh jajaran tersebut tidak terlibat dalam penyelewengan penyajian menu makanan.

 

"Para kepala dapur dan anggota SPPG, kalian memikul tanggung jawab besar untuk mengawasi jalannya program ini. Jangan sekali-kali ikut bermain dalam penyelewengan," tegas Prabowo saat mengevaluasi jajaran SPPG di Istana Negara, Jakarta, Rabu (3/6).

 

Prabowo mengingatkan aparatnya bahwa pengawasan terhadap jalannya program ini sangat ketat. Pihaknya memastikan pergerakan di lapangan terpantau secara penuh.

"Ingat, mata dan telinga saya ada di mana-mana," ujarnya.

 

Pemerintah tidak akan toleran terhadap personel yang bekerja setengah hati. Sikap tegas akan diambil bagi mereka yang mengabaikan kepentingan nasional.

 

"Jika kalian tidak mau bekerja dengan baik, tidak sungguh-sungguh, atau tidak loyal pada kepentingan bangsa, silakan menyingkir," katanya.

 

Pihak istana siap melakukan perombakan struktur jika ditemukan pelanggaran. Posisi tersebut akan dialihkan kepada figur-figur baru yang kompeten.

 

"Kita akan ganti dengan anak-anak bangsa baru yang memiliki budaya kerja yang baik," ucapnya.

 

Langkah evaluasi ini sengaja dilakukan demi memastikan program MBG berjalan tepat sasaran. Fokus utama program ini murni untuk pemenuhan gizi anak-anak.

 

Prabowo menginstruksikan seluruh jajaran menempatkan kebutuhan masyarakat sebagai prioritas tertinggi. Tidak boleh ada agenda lain yang mengabaikan kesejahteraan publik.

 

"Kepentingan rakyat berada di atas semua kepentingan lainnya," tuturnya.