periskop.id - Badan Komunikasi Pemerintah mengumumkan rencana penyelenggaraan Latihan Dasar Militer (Latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad) gelombang kedua bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Berbeda dengan gelombang pertama, kali ini cakupan peserta diperluas hingga ASN di tingkat pemerintah daerah.
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, Muhammad Qodari, menjelaskan bahwa rencana tersebut mengacu pada hasil diskusinya dengan Wakil Menteri Pertahanan, Donny Ermawan. Ia menegaskan, Latsarmil Komcad ASN gelombang kedua tidak lagi terbatas pada ASN dari instansi pusat.
"Tetapi, juga di ASN tingkat daerah," ujar Qodari usai menghadiri Upacara Penutupan Latsarmil Komcad ASN Gelombang I di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (5/6).
Qodari menambahkan, pelatihan serupa di lingkup daerah sebenarnya sudah berjalan. Salah satu contohnya adalah Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang lebih dahulu mengimplementasikan program ini.
Pernyataan tersebut dibenarkan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenpanRB) Rini Widyantini. Ia menyebut bahwa Kepala Badan Cadangan Nasional Kementerian Pertahanan, Letnan Jenderal Gabriel Lema, telah memaparkan sejumlah ketentuan terkait pelaksanaan kegiatan.
"Untuk jumlah dan formasinya tergantung kebutuhan Kemenhan," kata Rini.
Rini menilai, Latsarmil Komcad bagi ASN merupakan bagian penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di pemerintahan. Menurutnya, ASN tidak cukup hanya unggul secara teknis, tetapi juga harus memiliki ketangguhan dan integritas sebagai wujud pengabdian kepada bangsa.
Sementara itu, Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan menargetkan sekitar 2.300 ASN sebagai peserta Komcad gelombang kedua.
"Bulan Agustus akan dimulai," kata Donny.
Sebagai latar belakang, Latsarmil Komcad ASN Gelombang I Tahun 2026 telah selesai digelar. Program tersebut berlangsung sejak 22 April hingga 5 Juni 2026, dengan 1.764 ASN dari berbagai kementerian resmi bergabung sebagai Komponen Cadangan.
"Latmilsar ini sangat relevan dengan tugas keseharian ASN, karena ASN harus disiplin dan bertanggung jawab," ucap Rini.
as a preferred
Tinggalkan Komentar
Komentar