periskop.id - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang menemui Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan menguraikan empat langkah penataan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pertemuan ini menjadi forum sinergi perdana antara pimpinan baru BGN dan Kemenkes untuk memperkuat pelaksanaan MBG.
Nanik memaparkan keempat langkah tersebut, yakni refocusing penerima manfaat, moratorium pembangunan dapur baru, pembenahan dapur yang sudah beroperasi, serta penyusunan skema baru pelaksanaan MBG di wilayah 3T. Pertemuan itu turut dihadiri dua Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari dan Trenggono, serta Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus.
"Untuk refocusing penerima manfaat, kami memerlukan dukungan Kementerian Kesehatan. Sebab fokus sasaran penerima manfaat MBG ke depan adalah kalangan 3B (Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita), yang menjadi domain isu Kemenkes," kata Nanik dalam pertemuan di kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta, Selasa (9/6).
Budi Gunadi menyambut baik dan menyatakan dukungan penuh atas keempat langkah yang dirancang jajaran pimpinan baru BGN tersebut. Ia bahkan menyiapkan para ahli kesehatan dan gizi anak dari Kemenkes untuk membantu BGN menyukseskan program itu.
"Silakan siapa pun yang dipilih, kami menyiapkan yang terbaik, silakan Ibu yang memutuskan," ujar Budi Gunadi.
Pertemuan yang berlangsung sekitar satu jam itu disebut berjalan akrab dan cair. Kunjungan ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi sekaligus perkenalan dua wakil kepala BGN yang baru kepada Kemenkes.
"Saya merasa senang karena didampingi seorang auditor keuangan yang berpengalaman 36 tahun, dan seorang jenderal yang akan mengawal saya," tutur Nanik saat memperkenalkan dua wakilnya kepada Budi Gunadi.
Nanik juga menegaskan, kepemimpinan BGN kini bersifat kolektif kolegial. Ia mengaku tidak akan mengambil keputusan apa pun tanpa persetujuan kedua wakilnya.
"Saya hanya sebagai 'ketua kelas' saja. Semua akan kami putuskan bersama," kata Ketua Pelaksana Harian Tim Koordinasi 17 Kementerian untuk Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis itu.
Budi Gunadi turut mengapresiasi komposisi pimpinan BGN yang baru. Ia menilai Nanik beruntung didampingi figur-figur berpengalaman di bidangnya. "Bu Nanik sangat beruntung didampingi seorang auditor keuangan kawakan seperti Ibu Arum ini," katanya.
Nanik sendiri merupakan Kepala BGN yang dilantik untuk memimpin lembaga tersebut bersama dua wakilnya. Agustina Arumsari berlatar belakang auditor keuangan senior, sementara Trenggono berasal dari kalangan militer. Kolaborasi ketiganya diharapkan memperkuat tata kelola BGN yang sebelumnya mendapat sorotan publik.
"Ke depan, Insyaa Allah, kerja sama ini akan terus berlanjut dan semakin erat, dalam upaya mempersiapkan generasi emas Indonesia tahun 2045," pungkas Nanik.
as a preferred
Tinggalkan Komentar
Komentar