Periskop.id - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya seorang pegawai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) yang gugur saat menjalankan tugas pengawasan kepabeanan di perairan Tanjung Buton, Kabupaten Siak, Riau, Senin (7/7) dini hari.

Pegawai yang dimaksud adalah Aditya Waskita Jauhari, Pelaksana pada Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean B Pekanbaru. Ia bersama tim gabungan sedang melakukan pemeriksaan fisik muatan kapal MV Himala V.195 ketika insiden terjadi.

"Innalillahi wainnailaihi rojiun. Saya Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan Republik Indonesia, atas nama pribadi dan segenap keluarga besar Kementerian Keuangan menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya saudara Aditya Waskita Jauhari, Pelaksana pada KPPBC TMP B Pekanbaru DJBC," kata Purbaya dalam unggahan video di akun Instagram resmi @menkeuri, Rabu (9/7).

Purbaya menguraikan, Aditya wafat saat mengemban tugas pengawasan terhadap komoditas ekspor Palm Kernel Shell in Bulk yang diajukan oleh eksportir. Momen tersebut ia sebut sebagai pengingat nyata bahwa pegawai Kemenkeu di lapangan menghadapi risiko yang tidak kecil, mulai dari kondisi cuaca, medan kerja, hingga situasi yang sulit diprediksi.

Kecelakaan itu terjadi ketika proses pengukuran akhir muatan berlangsung di kawasan perairan. Kapal pompong yang digunakan tim tiba-tiba terbalik dan tenggelam akibat terjangan arus kuat.

Tim SAR gabungan bergerak melakukan pencarian dan evakuasi di lokasi. Sebagian besar penumpang berhasil diselamatkan, namun Aditya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.

"Semoga segala khilaf dan dosanya diampuni, amal ibadahnya diterima, kuburnya dilapangkan dan almarhum diberikan tempat terbaik di sisi Tuhan yang maha esa. Kepada seluruh keluarga yang ditinggalkan, kami menyampaikan rasa hormat, simpati dan doa yang tulus semoga keluarga diberikan kekuatan, ketabahan dan keikhlasan dalam menghadapi kehilangan ini," ucap Purbaya.

Purbaya turut mengapresiasi seluruh pegawai Kemenkeu yang berdinas di berbagai wilayah, termasuk mereka yang bertugas di kantor pelayanan, kantor pengawasan, dan titik-titik terdepan layanan negara. Ia meminta semua jajaran tetap menjalankan tanggung jawab seraya memperhatikan aspek keselamatan diri.

Ia menekankan, banyak pengorbanan pegawai di lapangan yang luput dari perhatian publik, namun kontribusinya tetap bermakna bagi negara.

"Tidak hanya di kantor pusat, tetapi juga di daerah, kantor pelayanan, kantor pengawasan, lapangan dan di titik-titik terdepan pelayanan negara. Saya memahami banyak tugas yang tidak terlihat oleh publik, banyak pengorbanan yang tidak selalu terdengar, tetapi semua itu sangat berarti bagi negara ini. Tetaplah kuat semangat, jaga keselamatan dan jalankan tugas dengan sebaik-baiknya," pungkas Purbaya.