Periskop.id - BYD memperluas daya tarik Denza D9 generasi kedua di pasar China dengan menghadirkan opsi warna eksterior baru bernama Dark Gold. Pilihan ini dijual terpisah seharga 30.000 yuan atau sekitar Rp71 juta di luar harga kendaraan.
Mengutip CarNewsChina, Denza D9 generasi kedua resmi dipasarkan di China sejak Mei 2026. Opsi Dark Gold hadir sebagai pilihan personalisasi eksklusif bagi konsumen yang menginginkan tampilan lebih mewah dari varian standar.
Secara visual, varian ini memadukan bodi hitam dengan sejumlah aksen emas mengilap di berbagai titik eksterior. Yang paling menonjol adalah emblem depan yang kini menggunakan lapisan emas asli, memperkuat kesan premium kendaraan ini.
Sentuhan emas tersebut tidak hanya hadir di bagian depan. Aksen serupa juga terlihat pada center cap pelek multi-spoke hitam, lis bodi, spoiler belakang, hingga bumper belakang.
Sebagian besar emblem kendaraan tetap menggunakan warna hitam demi kesan yang lebih elegan. Satu-satunya pengecualian adalah logo Flash Charging yang dipertahankan berwarna perak sebagai penanda teknologi pengisian cepat milik BYD.
Meski tampilan eksteriornya diperbarui, dimensi Denza D9 tidak mengalami perubahan. MPV premium ini tetap berukuran panjang 5.250 mm, lebar 1.960 mm, dan tinggi 1.900 mm, sehingga tetap menawarkan kabin lega untuk keperluan keluarga maupun penggunaan kendaraan eksekutif.
Dari sisi harga, tambahan opsi Dark Gold mendorong harga varian tertinggi Denza D9 menyentuh 499.800 yuan. Sebelumnya, Denza D9 generasi kedua dipasarkan di kisaran 359.800 hingga 469.800 yuan.
Pengiriman ke konsumen dimulai pada 7 Mei 2026. Dalam waktu singkat, lebih dari 6.100 unit sudah dikirimkan di pasar domestik China.
BYD menawarkan Denza D9 dalam dua pilihan sistem penggerak, yakni Battery Electric Vehicle (BEV) dan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV). Varian listrik murni tersedia dalam konfigurasi penggerak roda depan bertenaga 456 dk serta versi penggerak semua roda dengan tenaga gabungan 550 dk, keduanya mengandalkan baterai LFP berkapasitas 115 kWh.
Baterai tersebut sudah mendukung teknologi Flash Charging yang mampu mengisi daya dari 10% hingga 97% hanya dalam sekitar sembilan menit. Berkat kapasitas itu, Denza D9 BEV diklaim mampu menempuh jarak 750-800 kilometer berdasarkan standar pengujian CLTC.
Varian PHEV mengombinasikan mesin bensin 1,5 liter turbo dengan motor listrik, dilengkapi baterai berkapasitas 66,5 kWh. Konfigurasi ini memungkinkan jarak tempuh listrik murni hingga sekitar 400 kilometer, sekaligus tetap mendukung teknologi pengisian cepat terbaru BYD.
Tinggalkan Komentar
Komentar