Periskop.id - Wuling Motors bakal memperkenalkan Wuling Aira EV di pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Kehadiran mobil listrik baru ini sempat memunculkan pertanyaan soal nasib Wuling Air EV yang sudah lebih dulu beredar di pasar Indonesia.

Direktur Pemasaran Wuling Motors Ricky Christian memastikan Aira EV bukan pengganti Air EV. Menurutnya, kedua mobil listrik ini akan tetap dipasarkan berdampingan karena punya keunggulan dan segmen pasar yang berbeda.

"Wuling Aira ini model baru, produk baru, dan Air EV saat ini masih kita pasarkan. Karena kami melihat produk ini punya keunggulan berbeda," ujar Ricky Christian, Selasa (14/7).

Ricky menjelaskan, Aira EV dan Air EV memiliki basis konsumen masing-masing. Ia berharap kehadiran dua model ini justru saling melengkapi dan mendongkrak penjualan Wuling secara keseluruhan di Tanah Air.

"Kami melihat Air EV dan Aira EV ini punya peminatnya sendiri-sendiri. Harapannya kedua produk ini bisa diterima dengan baik oleh masyarakat," ungkapnya.

Proses pemesanan mobil listrik tersebut pun sudah dibuka lewat skema prebook. Sebagian unit bahkan telah dikirim ke jaringan dealer resmi Wuling di berbagai daerah.

"Fasilitas produksi kami di Cikarang sudah merakit produknya. Sebagian unit sudah didistribusikan ke dealer-dealer. Jadi, teman-teman yang ingin melihat dan mencoba bisa menghubungi dealer-dealer terkait," tuturnya.

Soal spesifikasi lengkap dan varian, Ricky menyebutkan semua detail baru akan dibeberkan saat GIIAS 2026 berlangsung. Harga resmi Aira EV pun rencananya diumumkan di ajang yang sama.

Meski pengumuman harga masih dua pekan lagi, Ricky sempat membocorkan kisaran banderolnya. Ia berharap harga final Aira EV tak menembus angka Rp200 juta.

"Soal estimasi harganya bagaimana, kami masih mengkalkulasi harga terbaik. Kami usahakan harganya bisa di bawah Rp200 juta," kata dia.

Dari sisi desain, Wuling Aira EV merupakan mobil listrik kompak dengan konfigurasi empat penumpang. Dimensinya diklaim lebih besar dibanding Air EV yang selama ini hanya mengusung dua pintu.

Spesifikasi teknis yang terungkap sejauh ini mencakup motor listrik berdaya 30 kW dan baterai berkapasitas 25,1 kWh. Kombinasi tersebut diklaim mampu menempuh jarak maksimum hingga 300 km dalam sekali pengisian daya.