Periskop.id - Pergelaran Piala Dunia 2026 tak hanya menjadi panggung pembuktian bagi ketangguhan taktik dan fisik para pesepak bola di lapangan hijau. Di balik kemegahan trofi yang diperebutkan, turnamen sepak bola terakbar jagat raya ini juga menjanjikan perputaran uang dalam jumlah yang sangat fantastis bagi para negara peserta. 

Spanyol, yang keluar sebagai pemenang Piala Dunia 2026, dipastikan tak hanya pulang membawa kebanggaan dan piala emas, melainkan juga berhak mengantongi hadiah uang tunai dalam jumlah yang luar biasa besar.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari AP News, sang juara bertahan baru ini akan memperoleh hadiah sebesar US$51 juta, setara dengan Rp919,7 miliar berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia (BI) per Senin (20/7) sebesar Rp18.033,72 per dolar AS. 

Nilai tersebut mengalami peningkatan signifikan jika dibandingkan dengan nominal yang diterima oleh Argentina saat memenangkan edisi Piala Dunia 2022 di Qatar silam, di mana kala itu mereka membawa pulang dana sebesar US$42 juta. 

Pecah Rekor Anggaran demi Akomodasi

Langkah FIFA yang memperbesar alokasi dana hadiah pada edisi kali ini telah berhasil mencetak sejarah baru. Secara total, induk organisasi sepak bola dunia tersebut menggelontorkan dana sebesar US$871 juta untuk dibayarkan kepada seluruh 48 tim peserta yang berkompetisi. 

Angka yang memecahkan rekor ini mencakup suntikan dana tambahan senilai lebih dari US$100 juta yang diputuskan pada April. Penambahan anggaran tersebut dilakukan setelah sejumlah federasi sepak bola di Eropa melakukan lobi agar mendapatkan bantuan finansial tambahan demi menutup tingginya biaya turnamen. 

Terlebih lagi, Piala Dunia kali ini diselenggarakan di tiga negara sekaligus, sebuah konsep wilayah luas yang secara otomatis membutuhkan perjalanan panjang serta biaya akomodasi yang membengkak bagi tiap tim.

Dalam mekanisme penyalurannya, FIFA membagi aliran dana kepada 48 federasi nasional ke dalam dua kategori utama. 

Kategori pertama merupakan bonus hadiah yang nilainya ditentukan berdasarkan seberapa jauh performa masing-masing tim mampu melaju di dalam turnamen. Sementara itu, kategori kedua merupakan pembayaran merata yang dialokasikan khusus untuk menutup biaya latihan serta persiapan tim sebelum kompetisi resmi dimulai.

Melalui sistem pembagian tersebut, seluruh 48 negara yang berhasil lolos dipastikan membawa pulang minimal US$12,5 juta hanya karena status partisipasi mereka di Piala Dunia. 

Angka minimal itu terbentuk dari hadiah uang sebesar US$10 juta karena berhasil lolos dan bermain di fase grup, ditambah uang muka senilai US$2,5 juta untuk kebutuhan latihan pra-turnamen dan biaya operasional lainnya. 

Kebijakan pemberian uang di muka ini sengaja disepakati sejak pelaksanaan Piala Dunia sebelumnya guna menghindari munculnya ketegangan internal sebelum turnamen dimulai, mengingat pada masa lalu tidak jarang terjadi kasus di mana para pemain melayangkan klaim karena bonus mereka belum dibayarkan oleh pihak federasi.

Rincian Hadiah Berdasarkan Capaian Kompetisi

Jumlah hadiah uang yang diterima oleh setiap negara akan terus meningkat tergantung pada seberapa jauh mereka mampu bertahan dan melangkah di babak gugur. 

Sementara Spanyol membawa pulang hadiah tertinggi, Argentina sebagai runner-up berhak mendapatkan dana sebesar US$34 juta.

Berikut adalah tabel rincian distribusi dana hadiah Piala Dunia 2026 berdasarkan pencapaian akhir setiap tim nasional peserta turnamen:

Capaian TimJumlah Hadiah per TimKonversi Rupiah
Juara (Spanyol)US$51 jutaRp919,7 miliar
Runner-upUS$34 jutaRp613,1 miliar
Peringkat Ketiga (Inggris)US$30 jutaRp541 miliar
Peringkat Keempat (Prancis)US$28 jutaRp504,9 miliar
Perempat Finalis (Peringkat 5 sampai 8)US$20 jutaRp360,7 miliar
Babak 16 Besar (Peringkat 9 sampai 16)US$16 jutaRp288,5 miliar
Babak 32 Besar (Peringkat 17 sampai 32)US$12 jutaRp216,4 miliar
Fase Grup (Peringkat 33 sampai 48)US$10 jutaRp180,3 miliar

Biaya Lain yang Ditanggung FIFA

Di luar distribusi uang tunai berdasarkan performa dan persiapan di atas, regulasi resmi Piala Dunia juga mewajibkan FIFA untuk menanggung seluruh biaya logistik utama para peserta. 

Fasilitas mewah ini diberikan untuk memastikan seluruh delegasi dapat fokus penuh pada aspek olahraga tanpa terbebani masalah operasional. Beberapa komponen fasilitas wajib yang disediakan oleh FIFA meliputi aspek-aspek berikut.

  • Transportasi Udara Kelas Bisnis

FIFA wajib membiayai tiket pesawat pulang pergi dengan layanan kelas bisnis bagi setiap federasi untuk seluruh perjalanan menuju turnamen.

  • Akomodasi dan Konsumsi Delegasi

Seluruh biaya makan dan penginapan hotel ditanggung penuh bagi delegasi yang berisi hingga 50 orang, termasuk untuk para pemain. Pembayaran fasilitas hotel ini dimulai sejak lima malam sebelum pertandingan pertama suatu tim dilaksanakan, dan baru akan berakhir satu malam setelah tim yang bersangkutan resmi tersingkir dari kompetisi.

  • Akomodasi Domestik dan Armada Khusus

FIFA juga menanggung penuh seluruh biaya perjalanan domestik di negara tuan rumah untuk maksimal 50 anggota delegasi. Fasilitas ini dilengkapi dengan penyediaan armada kendaraan khusus, termasuk truk logistik untuk mengangkut seluruh perlengkapan tim.