Periskop.id — Kylian Mbappe kembali memimpin perburuan Sepatu Emas adidas Piala Dunia 2026 setelah mencetak gol kedelapannya saat Prancis mengalahkan Maroko 2-0 pada perempat final di Stadion Boston, Amerika Serikat. Gol itu membuat Mbappe menyamai koleksi Lionel Messi, tetapi penyerang Prancis tersebut berada di posisi teratas karena unggul jumlah assist.
Mbappe kini mengemas 8 gol dan 3 assist, sedangkan Messi memiliki 8 gol dan 1 assist. Sesuai kriteria Sepatu Emas adidas, jika dua pemain memiliki jumlah gol sama, maka jumlah assist menjadi penentu. Jika masih sama, pemain dengan menit bermain lebih sedikit akan menempati peringkat lebih tinggi. FIFA mencatat penghargaan Sepatu Emas adidas diberikan kepada pencetak gol terbanyak turnamen, dengan assist dan menit bermain sebagai pemecah seri.
Mbappe kembali naik ke puncak setelah menjadi pembuka kemenangan Prancis atas Maroko. Dalam laga tersebut, ia sempat gagal mengeksekusi penalti pada babak pertama, tetapi menebusnya lewat gol menit ke-60. Enam menit kemudian, Ousmane Dembele menggandakan keunggulan Les Bleus dan memastikan Prancis menjadi tim pertama yang lolos ke semifinal Piala Dunia 2026.
Kemenangan itu tidak hanya mengantar Prancis ke empat besar, tetapi juga memperpanjang persaingan personal Mbappe dengan Messi dalam perebutan gelar individu paling bergengsi untuk pencetak gol. Messi sebelumnya sempat memimpin daftar top skor setelah membawa Argentina melaju di fase gugur, tetapi Mbappe kembali mengambil alih puncak karena kontribusinya yang lebih lengkap dalam bentuk gol dan assist.
Di bawah Mbappe dan Messi, Erling Haaland masih menjaga peluang. Penyerang Norwegia itu sudah mengoleksi 7 gol, termasuk dua gol saat Norwegia menyingkirkan Brasil. Harry Kane juga masih berada dalam persaingan dengan 6 gol dan 1 assist setelah mencetak gol ke gawang Meksiko pada babak 16 besar.
Persaingan semakin menarik karena beberapa pemain yang masuk daftar atas masih bertahan di turnamen. Mbappe bersama Prancis sudah berada di semifinal. Messi masih akan memimpin Argentina menghadapi Swiss di perempat final, sedangkan Haaland dan Kane sama-sama berpeluang menambah gol jika Norwegia atau Inggris terus melaju.
Daftar sementara pencetak gol terbanyak juga menunjukkan dominasi para penyerang elite Eropa dan Amerika Selatan. Selain Mbappe, Messi, Haaland, dan Kane, nama Ousmane Dembele ikut masuk lima besar dengan 5 gol dan 2 assist. Perannya bagi Prancis semakin besar karena ia bukan hanya menjadi pelengkap Mbappe, tetapi juga konsisten mencetak gol pada fase penting turnamen.
Klasemen sementara Sepatu Emas adidas Piala Dunia 2026:
| Peringkat | Pemain | Negara | Posisi | Gol | Assist |
|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Kylian Mbappe | Prancis | FW | 8 | 3 |
| 2 | Lionel Messi | Argentina | FW | 8 | 1 |
| 3 | Erling Haaland | Norwegia | FW | 7 | 0 |
| 4 | Harry Kane | Inggris | FW | 6 | 1 |
| 5 | Ousmane Dembele | Prancis | FW | 5 | 2 |
| 6 | Ismaila Sarr | Senegal | FW | 4 | 1 |
| 7 | Mikel Oyarzabal | Spanyol | FW | 4 | 1 |
| 8 | Julian Quinones | Meksiko | FW | 4 | 1 |
| 9 | Jude Bellingham | Inggris | MF | 4 | 1 |
| 10 | Vinicius Junior | Brasil | FW | 4 | 1 |
Mbappe kini berada dalam posisi kuat karena Prancis sudah memastikan satu tempat di semifinal. Gol ke gawang Maroko, juga menjadi gol ke-20 Mbappe di Piala Dunia dan membuatnya menjadi pemain termuda yang mencapai 20 penampilan di turnamen tersebut pada usia 27 tahun. Mbappe disebut sejajar dengan Messi sebagai pencetak gol terbanyak turnamen dengan delapan gol.
Namun, Mbappe belum ingin terlalu jauh membicarakan gelar pribadi maupun trofi Piala Dunia. Setelah Prancis mengalahkan Maroko, ia mengingatkan rekan-rekannya agar tetap fokus karena lawan berikutnya akan lebih berat.
"Jalan kami masih panjang. Kami tahu bahwa lawan yang akan datang lebih berat daripada yang sudah kami hadapi. Kami siap menghadapi tantangan berikutnya," kata Mbappe seusai pertandingan yang dilansir Fabrizio Romano.
Pernyataan itu menunjukkan posisi Prancis yang masih harus menjaga konsentrasi. Les Bleus memang sudah mencatat semifinal ketiga beruntun sejak 2018, tetapi jalan menuju final masih terbuka untuk kejutan. Prancis akan menunggu pemenang laga Spanyol melawan Belgia untuk memperebutkan tiket ke partai puncak.
Dari sisi persaingan Sepatu Emas, semifinal menjadi panggung penting bagi Mbappe. Jika ia kembali mencetak gol, jaraknya dari Messi dan Haaland bisa melebar. Namun, jika Messi atau Haaland tampil eksplosif di laga berikutnya, posisi puncak masih bisa berubah.
Kane juga belum bisa dicoret. Meski tertinggal dua gol dari Mbappe dan Messi, kapten Inggris itu masih memiliki peluang jika mampu membawa timnya melaju lebih jauh. Dalam turnamen dengan format 48 tim dan fase gugur yang lebih panjang, pemain dari tim semifinalis atau finalis punya kesempatan lebih besar untuk menambah koleksi gol.
Perburuan Sepatu Emas kali ini juga menarik karena mempertemukan tiga generasi besar. Messi mewakili legenda yang masih bertahan di level tertinggi, Mbappe menjadi wajah dominasi baru sepak bola dunia, sementara Haaland membawa ancaman fisik dan efisiensi penyelesaian akhir khas striker modern.
Untuk saat ini, Mbappe memegang kendali. Ia bukan hanya menyamai jumlah gol Messi, tetapi juga unggul dalam kontribusi assist. Jika Prancis terus melaju dan Mbappe tetap produktif, peluangnya menjadi peraih Sepatu Emas adidas Piala Dunia 2026 semakin terbuka.
as a preferred
Tinggalkan Komentar
Komentar