iklan periskop
Saham

IHSG Rebound ke 5.885 Sesi Pertama, Saham Energi Dominasi

IHSG berbalik menguat ke 5.885,697 pada sesi I Kamis (9/7), meski sempat dibuka di zona merah. DEWA memimpin top gainers LQ45 dengan lonjakan 14,77%.

1 bulan yang lalu · 2 mnt baca
Bursa Efek Indonesia, Pembukaan Saham, Saham, BEI, IHSG, Indeks Harga Saham Gabungan
Tamu undangan berada di dekat layar digital pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (2/1/2026). Periskop/Arief Rachman
Ukuran teks
Sedang

Periskop.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil berbalik menguat pada sesi pertama perdagangan Kamis (9/7), setelah sempat dibuka di zona merah. Berdasarkan data RTI Business pukul 12.00 WIB, indeks naik 0,21% atau 12,325 poin ke posisi 5.885,697.

Penguatan itu ditopang mayoritas indeks sektoral yang bergerak di zona hijau. Dari total perdagangan, 319 saham naik, 268 saham melemah, dan 199 saham bergerak stagnan.

Sebanyak enam indeks sektoral tercatat bertengger di area positif sepanjang sesi pertama. IDX Basic memimpin dengan kenaikan 1,56%, disusul IDX Energy yang naik 1,43%, dan IDX Transportation yang menguat 1,40%.

Di jajaran top gainers LQ45, saham PT Darma Henwa Tbk (DEWA) melesat paling tinggi. Saham emiten ini melonjak 14,77% ke level Rp342 per saham.

PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dan PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA) turut masuk daftar penguatan teratas LQ45. BUMI naik 5,15% ke Rp143, sementara ESSA terapresiasi 3,70% ke Rp560.

Di sisi lain, sejumlah saham LQ45 mencatat tekanan cukup dalam. PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) menjadi saham dengan koreksi terdalam, tergerus 2,03% ke Rp725 per saham.

PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) dan PT Astra International Tbk (ASII) juga masuk daftar top losers LQ45. JPFA turun 1,99% ke Rp1.970, sedangkan ASII terkoreksi 1,64% ke Rp4.810.

Sentimen global masih dicermati pelaku pasar, terutama perkembangan konflik di Timur Tengah yang kembali memicu kenaikan harga minyak dunia.

Kenaikan harga minyak itu turut memperkuat daya tarik saham-saham di sektor energi dan komoditas. Kedua sektor tersebut menjadi motor utama yang menahan laju pelemahan IHSG sejak pembukaan.

Pergerakan IDX Energy yang naik 1,43% sejalan dengan rally harga minyak global akibat eskalasi tensi geopolitik di kawasan Timur Tengah, yang secara langsung mengangkat prospek emiten berbasis energi di bursa domestik.

Baca berita dan informasi lainnya mengenai Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Dewa Andalan Energi Tbk (DEWA), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA), PT Astra International Tbk (ASII), dan ihsg hari ini dengan mengeklik tautan.

Gimana reaksimu soal berita ini?

Rekomendasi untukmu

Geser →

Komentar (0)

Harus masuk dulu untuk berkomentar. Komentar tayang setelah dimoderasi.

Belum ada komentar.